Kapolda Jawa Timur, Irjen Nanang Avianto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang pasca-insiden ledakan di Masjid Raya Pesona Perumahan Pesona Regency, Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember. Dirinya memastikan, bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini sudah sepenuhnya berada dalam kendali pihak kepolisian.
Saat ini, tim gabungan dari Polda Jatim masih terus bekerja ekstra di lapangan untuk mendalami penyebab pasti peristiwa tersebut melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kami menghimbau kepada masyarakat bahwa ini situasi sudah kami kendalikan. Saya ingatkan kepada masyarakat tetap laksanakan kegiatan rutin biasa sehari-hari," katanya, Selasa (17/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda menekankan bahwa proses penyelidikan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Hal ini dikarenakan adanya dugaan keberadaan bahan-bahan kimia di lokasi yang memerlukan penanganan khusus oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim.
"Kami tidak mau diburu-buru supaya lebih akurat. Karena ini ada dugaan bahan-bahan yang bersifat kimia, maka proses pengambilan di TKP menggunakan peralatan dari Labfor yang membutuhkan ketelitian dan ketepatan," paparnya.
"Anggota kami saat ini sedang bekerja. saya sudah perintahkan juga dari tim Polda, dari Brimob, tim Penjinak Bom (Jibom), kemudian dari Labfor Polda, termasuk juga Satgas Densus 88 yang ada di Polda Jatim pun datang ke sini untuk memberikan back up proses penyelidikan," tandasnya.
Terkait penutupan area masjid, kapolda menjelaskan bahwa pemasangan police line bersifat sementara demi kepentingan penyelidikan. Polisi juga menyadari pentingnya rumah ibadah tersebut bagi masyarakat sekitar.
"Kami paham masjid itu dijadikan tempat ibadah. Yang penting sekarang adalah mengumpulkan petunjuk-petunjuk kepada kami. Kalau nanti misalkan sudah selesai, police line pun segera akan kita buka," ujarnya.
