Pemerintah memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di Ponorogo aman menjelang Hari Raya Idul Fitri meski sebelumnya sempat dikeluhkan langka. Bukan hanya aman, pasokan elpiji juga akan ditambah dengan jumlah signifikan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita menyebutkan bahwa dirinya sempat mendapatkan laporan tentang kelangkaan elpiji di masyarakat. Namun setelah dirinya melakukan pengecekan stok elpiji justru ditemukan melimpah.
"Kemarin sempat ada masukan elpiji langka, tapi kenyataannya bahannya banyak sekali. Hari ini ada tambahan sekitar 7.200 tabung, totalnya jadi sekitar 35 ribu tabung," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, kata dia, penambahan pasokan juga akan kembali dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
"Nanti tanggal 19 ada penambahan lagi, lalu tanggal 22 juga ada tambahan. InsyaAllah aman," tambahnya.
Mengenai potensi penimbunan, Pemkab Ponorogo menegaskan akan melakukan pengawasan secara lebih ketat melalui Tim Satgas. Apabila melanggar, ada kepolisian, kejaksaan, dan TNI yang siap melakukan penindakan secara tegas.
"Nanti ada tim satgas yang mengecek. Semoga tidak ada penimbunan. Kalau berani, mohon maaf akan kami tindak langsung," tegas Lisdyarita.
Lisdyarita mengaku telah meninjau langsung proses produksi di SPBE dan memastikan stok dalam kondisi mencukupi.
"Kami melihat langsung produksinya. Terima kasih karena ada penambahan, sehingga di Ponorogo tidak ada kekurangan atau kelangkaan elpiji 3 kg menjelang Idul Fitri," katanya.
Pemilik Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan D.I. Panjaitan, Ramsa Rolanda mengatakan ada peningkatan distribusi dibanding hari normal.
"Kalau biasanya 27 load order (LO) atau sekitar 15.120 tabung, sekarang selama Lebaran ditambah menjadi 33 LO atau 18.480 tabung," ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Hal yang sama disampaikan Sales Branch Manager (SBM) Kediri IV Gas Pertamina, Gatot Subroto yang menyatakan penambahan pasokan dilakukan secara bertahap mulai hari ini hingga mendekati Lebaran.
"Penambahan dilakukan mulai hari ini, lalu tanggal 19 dan 22. Totalnya sekitar 237 persen dari rata-rata harian," katanya.
Ia menyebut rata-rata distribusi harian elpiji 3 kg di wilayah tersebut mencapai 29.820 tabung. Untuk kebutuhan Lebaran, tambahan fakultatif disiapkan hingga 70.560 tabung.
"Kami harap ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, jadi tidak perlu panik," imbuhnya.
