Kronologi Ledakan di Musala Blitar, Polisi Temukan Selongsong Petasan

Kronologi Ledakan di Musala Blitar, Polisi Temukan Selongsong Petasan

Fima Purwanti - detikJatim
Selasa, 17 Mar 2026 08:48 WIB
Sisa kertas yang berserakan diduga bekas ledakan petasan di musala yang ada di Blitar.
Sisa kertas yang berserakan diduga bekas ledakan petasan di musala yang ada di Blitar. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Ledakan petasan terjadi di Musala Arruba' Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Petasan itu diduga meledak saat tengah diracik.

Kapolsek Udanawu AKP Achmat Rochan menyebut peristiwa ledakan petasan itu diduga terjadi pada tengah malam. Anggota menerima laporan dari warga sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat di lokasi, polisi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi. Polisi menemukan kerusakan pada atap Musala. Sementara beberapa barang yang diduga petasan telah dipindahkan di halaman belakang Musala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Musala sudah dalam keadaan dibersihkan, tapi anggota menemukan sisa-sisa ledakan di belakang halaman Musala. Selanjutnya dilakukan pemasangan police line," terangnya saat ditemui di Polsek Udanawu, Selasa (17/3/2026).

Anggota melakukan tindaklanjut dengan mendatangi korban ledakan petasan itu di RS Al Ittihad Srengat. Itu dilakukan untuk memastikan identifikasi dan kondisi korban.

ADVERTISEMENT

Rochan mengaku belum dapat memastikan penyebab pasti ledakan petasan tersebut. Itu karena dua korban pada ledakan petasan itu masih belum dapat dimintai keterangan.

Adapun dua korban yakni MZAF (16) dan MAP (19), keduanya tercatat sebagai warga Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri.

Keduanya berada di TKP yang merupakan Musala milik keluarganya. Musala tersebut berada di perbatasan wilayah Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar dan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri.

"Ada 2 korban, MZAF (16) dan MAP (19). Keduanya mengalami luka bakar 35 persen dan 42 persen. Jadi belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut," jelasnya.

Di TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya yakni 4 buah selongsong petasan dengan ukuran diameter sekitar 4 centimeter dan sebuah selongsong petasan ukuran diameter sekitar 8 centimeter.

"Kami amankan 5 selongsong petasan, sebuah oneng dan beberapa gulungan kertas. Kami masih menyelidiki lebih lanjut peran maupun bahan baku petasan itu darimana, mohon waktu," pungkasnya.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads