Kapolda Jatim Turun Langsung Pantau Olah TKP Ledakan di Masjid Jember

Kapolda Jatim Turun Langsung Pantau Olah TKP Ledakan di Masjid Jember

Yakub Mulyono - detikJatim
Selasa, 17 Mar 2026 03:34 WIB
Kapolda Jatim pantau olah TKP ledakan di Jember
Kapolda Jatim pantau olah TKP ledakan di Jember/Foto: Yakub Mulyono/detikJatim
Jember -

Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Nanang Avianto turun langsung ke lokasi kejadian guna memantau proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca-ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona di Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember. Ledakan ini terjadi saat Salat Tarawih.

Sampai pukul 03.04 WIB, polisi masih melakukan olah TKP. Sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi guna mengamankan area selama proses penyelidikan berlangsung.

Pengamanan kini dipantau langsung oleh irjen Nanang. Turut mendampingi, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, beserta Kasat Reskrim Polres Jember, Kasat Reskoba Polres Jember serta Kasatlantas Polres Jember juga berada di lokasi kejadian untuk memantau proses olah TKP dari tim Jibom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polda Jatim juga mengirimkan tim Jibom (Gegana) tambahan, guna melakukan olah TKP. Agar hasil olah TKP yang didapatkan, bisa lebih rinci dan datanya lebih lengkap.

ADVERTISEMENT

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, memimpin langsung jalannya pengamanan. Dia menginstruksikan agar seluruh personel tetap siaga selama proses penyelidikan berlangsung.

"Saya minta seluruh anggota berjaga di sekitar lokasi kejadian dan memastikan area tetap aman selama olah TKP dilakukan oleh tim Jibom," ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Peristiwa ledakan di masjid itu terjadi pada Senin (16/3), tepatnya pada pukul 19:30 WIB. Ketua Takmir Masjid Pesona Raya, Fadil menyampaikan, ledakan itu terjadi saat jemaah masih melakukan salat Tarawih. Titik ledakannya diketahui berada di tempat wudu laki-laki.

"Ledakan terjadi saat jemaah melaksanakan ibadah salat Tarawih. Titik ledakannya di tempat wudhu laki-laki," katanya.

"Kami menduga sumber ledakan itu di lemari tak terpakai," ujarnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads