Pemudik dan wisatawan yang melintasi jalur Sarangan, Kabupaten Magetan menuju Tawangmangu, Jawa Tengah diimbau untuk waspada potensi tanah longsor. Jalur yang perlu diwaspadai berada di sepanjang perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, mulai dari Tawangmangu-Cemoro Sewu hingga kawasan Sarangan.
Kasat Lantas Polres Magetan AKP Ade Andini mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD untuk melakukan mitigasi terhadap potensi bencana di jalur wisata tersebut.
"Sepanjang jalur wisata Insyaallah sudah di mitigasi terkait rawan longsor oleh BPBD. Mulai Cemoro Sewu Sarangan dan juga daerah Poncol ara Wonogiri," ujar Ade, Senin (16/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menempatkan personel di titik-titik jalur wisata Sarangan dan lainnya," tandas Ade.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi menyampaikan, jalur Sarangan menuju Tawangmangu merupakan salah satu titik rawan longsor yang perlu diwaspadai pemudik.
"Kalau yang rawan longsor spesifik pada jalur mudik itu ya di sepanjang jalan tembus Sarangan menuju Tawangmangu Jateng. Kaena memang jalurnya di perbukitan atau pegunungan," kata Eka.
Selain jalur Sarangan-Tawangmangu, titik rawan longsor lainnya berada di jalur Magetan menuju Wonogiri melalui Kecamatan Poncol. Selain berpotensi longsor, wilayah tersebut juga rawan terjadi angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang.
"Jalur rawan longsor di Poncol arah Wonogiri. Selain rawan longsor juga rawan angin kencang. Jika angin juga berpotensi pohon tumbang jadi kita himbau waspada," papar Eka.
Ia juga mengingatkan pemudik untuk memperhatikan perkembangan cuaca selama masa mudik Lebaran.
"Prediksi BMKG pada dasarian ke 2 bulan Maret, yang bertepatan dengan mudik lebaran. Diprediksi masih ada hujan disertai angin kencang meskipun intensitasnya menurun dibanding dasarian ke-1 bulan Maret. Oleh sebab itu, diimbau kepada para pemudik untuk senantiasa mengikuti update perkembangan cuaca harian sebagai pedoman dalam bepergian," imbuh Eka.
Eka juga mengimbau pemudik agar menunda perjalanan jika cuaca ekstrem diprediksi terjadi.
"Apabila diprediksi akan terjadi cuaca ekstrem lebih baik ditunda kalau terpaksa dimohon menepi dan berlindung di tempat yang aman saat terjadi cuaca ekstrim saat bepergian. Hindari berteduh beristirahat di sekitaran tebing yang rawan longsor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Segera lapor petugas posko-posko pelayanan mudik lebaran terdekat apabila ada kondisi darurat serta membutuhkan pertolongan," tandas Eka.
(ihc/hil)











































