Polisi Selidiki Pembagian Zakat di Gresik: Tak Ada Korban Jiwa

Polisi Selidiki Pembagian Zakat di Gresik: Tak Ada Korban Jiwa

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Sabtu, 14 Mar 2026 19:23 WIB
Lokasi pembagian zakat di Gresik
Lokasi pembagian zakat di Gresik (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Pembagian zakat di Jalan Agus Salim, Kabupaten Gresik diwarnai adu pukul. Keributan tersebut disebabkan anjal (anak jalanan) yang menyerobot antrean saat pembagian zakat sebesar Rp 50 ribu oleh pengusaha sarung.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Dari hasil pemeriksaan, adu pukul yang viral di media sosial itu merupakan dua kelompok anak jalanan.

"Jadi itu bukan warga yang ricuh. Itu antar anak jalanan yang saling serobot tak mau antre atau saling serobot," kata Ramadhan, Sabtu (14/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramadhan menjelaskan melihat anak-anak jalanan itu berkelahi, warga sekitar yang berada di lokasi berusaha melerai perkelahian tersebut. Tak berselang lama perselisihan antar kelompok anjal itu berhasil diredakan.

ADVERTISEMENT

"Setelah dilerai oleh warga dan petugas Polsek Gresik Kota, situasi kembali kondusif dan pembagian zakat diteruskan kembali," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Ramadhan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Sebab saat keributan terjadi, tak berselang lama dilerai warga dan petugas yang berada dilokasi.

"Dari pemeriksaan saksi-saksi dilokasi kejadian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka," lanjut Ramadhan.

Ramadhan menambahkan pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar melaporkan atau tidak segan meminta bantuan polisi untuk mendampingi dalam setiap kegiatan. Terutama kegiatan yang berpotensi dihadiri masa yang banyak.

"Jangan sungkan kalau membutuhkan bantuan, silahkan hubungi 110 atau langsung lapor melalui Lapor Kapolres Cak Rama. Dan ini gratis tidak dipungut biaya apapun," tambahnya.

Sebelumnya, pembagian zakat di Jalan Agus Salim Kota Gresik diwarnai kericuhan. Keributan itu terjadi setelah ratusan warga khawatir tak kebagian uang sebesar Rp 50 ribu yang dibagikan pengusaha sarung itu sempat viral.

Informasi yang dihimpun, pembagian uang itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya, warga dengan tertib mengantre untuk mendapatkan uang dari panitia.

Sejumlah panitia juga berjaga agar warga yang telah menerima uang tidak kembali kedalam antrean. Namun menjelang pukul 09.00 WIB, situasi sempat memanas setelah teriakan dan cekcok dari luar barisan.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads