- Apakah Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?
- Amalan Malam Lailatul Qadar untuk Wanita Haid 1. Memperbanyak Doa 2. Memperbanyak Dzikir 3. Membaca Sholawat 4. Murajaah 5. Membaca Al-Quran Tanpa Menyentuh Mushaf 6. Mendengarkan Bacaan Al-Quran 7. Bersedekah 8. Menjaga Kebersihan 9. Mengikuti Kajian
Malam Lailatul Qadar merupakan waktu diturunkannya Al-Quran, sehingga dikenal sebagai malam penuh kemuliaan, bahkan lebih mulia dari 1000 bulan karena malaikat turun membawa keberkahan. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam QS. Al-Qadr ayat 1-5.
Nabi Muhammad SAW mengajak umatnya untuk memantapkan ibadah selama 10 malam terakhir. Tak terkecuali untuk para muslimah, dan mungkin di 10 malam terakhir Ramadhan ini beberapa dari mereka belum bisa memaksimalkan ibadah qiyamul lail. Namun, ada amalan lain yang dapat dikerjakan untuk mengejar keberkahan malam ini. Simak selengkapnya ya detikers.
Apakah Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?
Dirangkum dari NU Online, menurut Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), KH Mahbub Ma'afu, semua makhluk di muka bumi dapat mendapat keutamaan malam Lailatul Qadar karena keagungan Allah swt, tak terkecuali perempuan haid, bahkan yang sedang tertidur sekalipun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat ini merujuk pada penjelasan Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Lathaiful Ma'arif, yang menyebutkan bahwa siapa pun yang amalnya diterima oleh Allah tetap bisa memperoleh bagian dari keutamaan malam tersebut.
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ¬ΩΩΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω : ΩΩΩΩΨͺΩ ΩΩΩΨΆΩΩΨΩΩΨ§ΩΩ : Ψ£ΩΨ±ΩΨ£ΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩΨ³ΩΨ§Ψ‘Ω ΩΩ Ψ§ΩΩΨΩΨ§Ψ¦ΩΨΆΩ ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΩΨ³ΩΨ§ΩΩΨ±Ω ΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ§Ψ¦ΩΩ Ω ΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ―ΩΨ±Ω ΩΩΨ΅ΩΩΨ¨Ω Ψ ΩΩΨ§ΩΩ : ΩΩΨΉΩΩ Ω ΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΩ ΨͺΩΩΩΨ¨ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ ΨΉΩΩ ΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΨΉΩΨ·ΩΩΩΩ ΩΩΨ΅ΩΩΨ¨ΩΩΩ Ω ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ―ΩΨ±Ω
Artinya: "Jubair berkata, 'Aku pernah bertanya kepada Adh-Dhahhak, bagaimana pendapatmu mengenai wanita yang sedang nifas, haid, orang yang bepergian (musafir), dan orang tidur, apakah mereka bisa memperoleh bagian dari Lailaltul Qadar? Jawabnya, ya, mereka masih bisa memperoleh bagian. Setiap orang yang Allah swt menerima amalnya maka Allah swt akan memberikan bagiannya dari Lailatul Qadar."
Hal yang serupa juga dijelaskan oleh Syekh bin Salamah Al-Qalyubi (wafat 1069 H) dalam kitabnya berikut ini:
ΩΩΨͺΩΨ«ΩΨ§Ψ¨Ω Ψ§ΩΩΨΩΨ§Ψ¦ΩΨΆΩ ΨΉΩΩΩΩ ΨͺΩΨ±ΩΩΩ Ω ΩΨ§ ΨΩΨ±ΩΩ Ω ΨΉΩΩΩΩΩΩΩΨ§ Ψ₯Ψ°ΩΨ§ ΩΩΨ΅ΩΨ―ΩΨͺΩ Ψ§Ω ΩΨͺΩΨ«ΩΨ§ΩΩ Ψ§ΩΨ΄ΩΩΨ§Ψ±ΩΨΉΩ ΩΩΩ ΨͺΩΨ±ΩΩΩΩΩ
Artinya: "Perempuan haid bisa mendapatkan pahala saat meninggalkan ibadah yang diharamkan baginya, jika dalam haidnya ia berniat mengikuti perintah syariat untuk meninggalkan keharaman." (Ahmad bin Salamah Al-Qalyubi, Hasyiyata Qalyubi wa Umairah, [Beirut: Dar Al-Fikr], juz I, halaman 114)
Amalan Malam Lailatul Qadar untuk Wanita Haid
Meskipun tidak dapat melaksanakan salat atau ibadah tertentu, wanita haid masih dapat melakukan berbagai amalan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan, sebagaimana dirangkum dari detikHikmah:
1. Memperbanyak Doa
Menurut Sufyan At-Tsauri, amalan sunnah Nabi yang paling utama pada malam Lailatul Qadar adalah berdoa:
ΩΨ§Ω Ψ³ΩΩΨ§Ω Ψ§ΩΨ«ΩΨ±Ω: Ψ§ΩΨ―ΨΉΨ§Ψ‘ ΩΩ ΨͺΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ© Ψ£ΨΨ¨ Ψ₯ΩΩ Ω Ω Ψ§ΩΨ΅ΩΨ§Ψ©Ψ ΩΨ§Ω: ΩΨ₯Ψ°Ψ§ ΩΨ§Ω ΩΩΨ±Ψ£Ψ ΩΩΩ ΩΨ―ΨΉΩΨ ΩΩΨ±ΨΊΨ¨ Ψ₯ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΩΩ Ψ§ΩΨ―ΨΉΨ§Ψ‘ ΩΨ§ΩΩ Ψ³Ψ£ΩΨ©Ψ ΩΨΉΩΩ ΩΩΨ§ΩΩ. Ψ§ΩΨͺΩΩ
Artinya: "Sufyan at-Tsauri Berdoa di malam itu lebih aku sukai dibanding shalat." Dan jika ia membaca (al-Quran) dan memohon dengan bersungguh-sungguh kepada Allah di dalam doa dan permintaan hajatnya maka semoga Allah mengabulkannya."
Doa Lailatul Qadar
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΩΨ¨ΩΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ΨΉΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩ
Latinnya: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni.
Artinya: "Sesungguhnya Engkau dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku."
2. Memperbanyak Dzikir
Dzikir adalah amalan mulia yang disukai Allah SWT dan dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada malam Lailatul Qadar. Melalui dzikir, seorang muslim dapat mengingat dan mengagungkan nama Allah.
Amalan ini juga disebut memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ankabut ayat 45.
Ψ§ΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ΅ΩΩΩΩ°ΩΨ©Ω ΨͺΩΩΩΩΩ°Ω ΨΉΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨΩΨ΄ΩΨ§Ϋ€Ψ‘Ω ΩΩΨ§ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΨ±ΩΫ ΩΩΩΩΨ°ΩΩΩΨ±Ω Ψ§ΩΩΩΩ°ΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ¨ΩΨ±ΩΫ ΩΩΨ§ΩΩΩΩ°ΩΩ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ω Ω ΩΨ§ ΨͺΩΨ΅ΩΩΩΨΉΩΩΩΩΩ
Artinya: "Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
3. Membaca Sholawat
Allah menurunkan Surat Al-Ahzab ayat 56 dan mengajak umat muslim bersholawat untuk Nabi.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab: 56).
Karena itu, membaca sholawat dapat menjadi amalan bagi wanita haid dalam menghidupkan Lailatul Qadar.
4. Murajaah
Menyentuh dan memegang mushaf Al-Quran memang diharamkan. Meski begitu, seorang wanita haid tetap mampu meraih pahala Lailatul Qadar dengan murajah hafalan atau mengulang hafalan Al-Quran.
5. Membaca Al-Quran Tanpa Menyentuh Mushaf
Sebagian ulama membolehkan perempuan haid membaca Al-Qur'an tanpa menyentuh mushaf, misalnya melalui aplikasi digital atau Al-Qur'an online di ponsel. Selain itu, membaca tafsir atau terjemahan Al-Qur'an juga dapat menjadi alternatif untuk tetap mengambil pelajaran dari ayat-ayat suci.
6. Mendengarkan Bacaan Al-Quran
Mendengarkan lantunan ayat Al-Quran juga dapat dilakukan oleh muslimah yang sedang haid untuk tetap mengejar pahala pada malam Lailatul Qadar. Meski tidak membacanya secara langsung dan hanya mendengarkannya, muslimah juga tetap mendapatkan pahala yang besar.
7. Bersedekah
Memberikan sebagian harta kepada yang membutuhkan, berbagi makanan, atau membantu orang lain dengan tenaga dan perhatian adalah bentuk amal yang sangat dianjurkan apalagi di bulan Ramadhan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
ΨΉΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ³Ω ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ΅ΩΩΨ―ΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΨΆΩΩΩΨ ΩΩΨ§ΩΩ: Ψ΅ΩΨ―ΩΩΩΨ©Ω ΩΩΩ Ψ±ΩΩ ΩΨΆΩΨ§ΩΩ
Dari Anas r.a, dikatakan: "wahai Rasulullah SAW, shadaqah apa yang nilainya paling utama?" Nabi s.a.w, menjawab: "Shadaqah di dalam bulan Ramadan" (Hadits Shahih, riwayat al-Tirmidzi).
Selain itu, membagikan makanan kepada orang lain atau keluarga juga merupakan bentuk dari sedekah untuk mengejar pahala dari Allah SWT.
Ω ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω Ψ΅ΩΨ§Ψ¦ΩΩ ΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ΅ΩΨ§Ψ¦ΩΩ Ω ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΨ΅Ω Ω ΩΩΩ Ψ§ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ§ΩΨ΅ΩΩΨ§Ψ¦ΩΩ Ω Ψ΄ΩΩΩΨ‘Ω
Artinya: "Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut." (HR. Tirmidzi, No. 807).
8. Menjaga Kebersihan
Islam selalu mengutamakan dan mengajarkan umatnya untuk tetap menjaga kebersihan dalam keadaan apa pun, termasuk ketika sedang haid.
Disebutkan dalam hadits dari Aisyah, bahwa ketika Aisyah mengikuti haji bersama Rasulullah SAW, sesampainya di Makkah beliau mengalami haid. Kemudian Rasulullah bersabda kepadanya:
.....Ψ―ΨΉΩ ΨΉΩ Ψ±ΨͺΩ ΩΨ§ΩΩΨΆΩ Ψ±Ψ£Ψ³Ω ΩΨ§Ω ΨͺΨ΄Ψ·Ω
Artinya: "Tinggalkan umrahmu, lepas ikatan rambutmu dan ber-sisir-lah..." (HR Bukhari 317 & Muslim 1211)
9. Mengikuti Kajian
Wanita haid tetap dapat mengikuti kegiatan keagamaan seperti kajian Islam, ceramah, atau majelis ilmu. Dengan menghadiri majelis ilmu, seorang muslimah tetap dapat menambah wawasan keagamaan dan mendekatkan diri kepada Allah meskipun tidak sedang melaksanakan ibadah tertentu.
Dengan begitu, semangat menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah tetap terjaga, karena haid bukanlah penghalang untuk terus meraih pahala Lailatul Qadar.
(irb/dpe)











































