Wanita Haid Bisa Raih Lailatul Qadar, Ini 9 Amalan yang Bisa Dilakukan

Wanita Haid Bisa Raih Lailatul Qadar, Ini 9 Amalan yang Bisa Dilakukan

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Sabtu, 14 Mar 2026 09:00 WIB
Malam Lailatul Qadar
Foto: Yasir GΓΌrbΓΌz/Pexels
Surabaya -

Malam Lailatul Qadar merupakan waktu diturunkannya Al-Quran, sehingga dikenal sebagai malam penuh kemuliaan, bahkan lebih mulia dari 1000 bulan karena malaikat turun membawa keberkahan. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam QS. Al-Qadr ayat 1-5.

Nabi Muhammad SAW mengajak umatnya untuk memantapkan ibadah selama 10 malam terakhir. Tak terkecuali untuk para muslimah, dan mungkin di 10 malam terakhir Ramadhan ini beberapa dari mereka belum bisa memaksimalkan ibadah qiyamul lail. Namun, ada amalan lain yang dapat dikerjakan untuk mengejar keberkahan malam ini. Simak selengkapnya ya detikers.

Apakah Wanita Haid Bisa Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar?

Dirangkum dari NU Online, menurut Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), KH Mahbub Ma'afu, semua makhluk di muka bumi dapat mendapat keutamaan malam Lailatul Qadar karena keagungan Allah swt, tak terkecuali perempuan haid, bahkan yang sedang tertidur sekalipun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendapat ini merujuk pada penjelasan Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Lathaiful Ma'arif, yang menyebutkan bahwa siapa pun yang amalnya diterima oleh Allah tetap bisa memperoleh bagian dari keutamaan malam tersebut.

Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Ψ¬ΩΩˆΩŽΩŠΩ’Ψ¨ΩΨ±ΩŒ : قُلْΨͺُ Ω„ΩΩ„ΨΆΩŽΩ‘Ψ­ΩŽΩ‘Ψ§ΩƒΩ : Ψ£ΩŽΨ±ΩŽΨ£ΩŽΩŠΩ’Ψͺَ Ψ§Ω„Ω†ΩΩ‘ΩΩŽΨ³ΩŽΨ§Ψ‘ΩŽ وَ Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ψ¦ΩΨΆΩŽ وَ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ³ΩŽΨ§ΩΩΨ±ΩŽ وَ Ψ§Ω„Ω†ΩŽΩ‘Ψ§Ψ¦ΩΩ…ΩŽ Ω„ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω’ فِي Ω„ΩŽΩŠΩ’Ω„ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ω’Ω‚ΩŽΨ―Ω’Ψ±Ω Ω†ΩŽΨ΅ΩΩŠΨ¨ΩŒ ؟ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ : Ω†ΩŽΨΉΩŽΩ…Ω’ كُلُّ Ω…ΩŽΩ†Ω’ ΨͺΩŽΩ‚ΩŽΨ¨ΩŽΩ‘Ω„ΩŽ اللهُ ΨΉΩŽΩ…ΩŽΩ„ΩŽΩ‡Ω Ψ³ΩŽΩŠΩΨΉΩ’Ψ·ΩΩŠΩ‡Ω Ω†ΩŽΨ΅ΩΩŠΨ¨ΩŽΩ‡Ω مِنْ Ω„ΩŽΩŠΩ’Ω„ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ω’Ω‚ΩŽΨ―Ω’Ψ±Ω

ADVERTISEMENT

Artinya: "Jubair berkata, 'Aku pernah bertanya kepada Adh-Dhahhak, bagaimana pendapatmu mengenai wanita yang sedang nifas, haid, orang yang bepergian (musafir), dan orang tidur, apakah mereka bisa memperoleh bagian dari Lailaltul Qadar? Jawabnya, ya, mereka masih bisa memperoleh bagian. Setiap orang yang Allah swt menerima amalnya maka Allah swt akan memberikan bagiannya dari Lailatul Qadar."

Hal yang serupa juga dijelaskan oleh Syekh bin Salamah Al-Qalyubi (wafat 1069 H) dalam kitabnya berikut ini:

وَΨͺُثَابُ Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ψ¦ΩΨΆΩ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ΨͺΩŽΨ±Ω’ΩƒΩ Ω…ΩŽΨ§ Ψ­ΩŽΨ±ΩΩ…ΩŽ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡ΩŽΨ§ Ψ₯ذَا Ω‚ΩŽΨ΅ΩŽΨ―ΩŽΨͺΩ’ Ψ§Ω…Ω’ΨͺΩΨ«ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Ψ§Ω„Ψ΄Ω‘ΩŽΨ§Ψ±ΩΨΉΩ فِي ΨͺΩŽΨ±Ω’ΩƒΩΩ‡Ω

Artinya: "Perempuan haid bisa mendapatkan pahala saat meninggalkan ibadah yang diharamkan baginya, jika dalam haidnya ia berniat mengikuti perintah syariat untuk meninggalkan keharaman." (Ahmad bin Salamah Al-Qalyubi, Hasyiyata Qalyubi wa Umairah, [Beirut: Dar Al-Fikr], juz I, halaman 114)

Amalan Malam Lailatul Qadar untuk Wanita Haid

Meskipun tidak dapat melaksanakan salat atau ibadah tertentu, wanita haid masih dapat melakukan berbagai amalan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.

Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan, sebagaimana dirangkum dari detikHikmah:

1. Memperbanyak Doa

Menurut Sufyan At-Tsauri, amalan sunnah Nabi yang paling utama pada malam Lailatul Qadar adalah berdoa:

Ω‚Ψ§Ω„ Ψ³ΩΩŠΨ§Ω† Ψ§Ω„Ψ«ΩˆΨ±ΩŠ: Ψ§Ω„Ψ―ΨΉΨ§Ψ‘ في ΨͺΩ„Ωƒ Ψ§Ω„Ω„ΩŠΩ„Ψ© Ψ£Ψ­Ψ¨ Ψ₯Ω„ΩŠ Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ΅Ω„Ψ§Ψ©ΨŒ Ω‚Ψ§Ω„: وΨ₯Ψ°Ψ§ ΩƒΨ§Ω† ΩŠΩ‚Ψ±Ψ£ΨŒ ΩˆΩ‡Ωˆ يدعو، ويرغب Ψ₯Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ في Ψ§Ω„Ψ―ΨΉΨ§Ψ‘ ΩˆΨ§Ω„Ω…Ψ³Ψ£Ω„Ψ©ΨŒ Ω„ΨΉΩ„Ω‡ ΩŠΩˆΨ§ΩΩ‚. Ψ§Ω†ΨͺΩ‡Ω‰

Artinya: "Sufyan at-Tsauri Berdoa di malam itu lebih aku sukai dibanding shalat." Dan jika ia membaca (al-Quran) dan memohon dengan bersungguh-sungguh kepada Allah di dalam doa dan permintaan hajatnya maka semoga Allah mengabulkannya."

Doa Lailatul Qadar

Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ Ψ₯ΩΩ†ΩŽΩ‘ΩƒΩŽ ΨΉΩŽΩΩΩˆΩŒΩ‘ Ψͺُحِبُّ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΩΩ’ΩˆΩŽ ΩΩŽΨ§ΨΉΩ’ΩΩ ΨΉΩŽΩ†ΩΩ‘ΩŠ

Latinnya: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni.

Artinya: "Sesungguhnya Engkau dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku."

2. Memperbanyak Dzikir

Dzikir adalah amalan mulia yang disukai Allah SWT dan dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada malam Lailatul Qadar. Melalui dzikir, seorang muslim dapat mengingat dan mengagungkan nama Allah.

Amalan ini juga disebut memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ankabut ayat 45.

Ψ§ΩΩ†Ω‘ΩŽ Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΩ„Ω°ΩˆΨ©ΩŽ ΨͺΩŽΩ†Ω’Ω‡Ω°Ω‰ ΨΉΩŽΩ†Ω Ψ§Ω„Ω’ΩΩŽΨ­Ω’Ψ΄ΩŽΨ§Ϋ€Ψ‘Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ω…ΩΩ†Ω’ΩƒΩŽΨ±ΩΫ— ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ°ΩΩƒΩ’Ψ±Ω اللّٰهِ Ψ§ΩŽΩƒΩ’Ψ¨ΩŽΨ±ΩΫ— ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω„Ω‘Ω°Ω‡Ω ΩŠΩŽΨΉΩ’Ω„ΩŽΩ…Ω Ω…ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΨ΅Ω’Ω†ΩŽΨΉΩΩˆΩ’Ω†ΩŽ

Artinya: "Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."

3. Membaca Sholawat

Allah menurunkan Surat Al-Ahzab ayat 56 dan mengajak umat muslim bersholawat untuk Nabi.

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab: 56).

Karena itu, membaca sholawat dapat menjadi amalan bagi wanita haid dalam menghidupkan Lailatul Qadar.

4. Murajaah

Menyentuh dan memegang mushaf Al-Quran memang diharamkan. Meski begitu, seorang wanita haid tetap mampu meraih pahala Lailatul Qadar dengan murajah hafalan atau mengulang hafalan Al-Quran.

5. Membaca Al-Quran Tanpa Menyentuh Mushaf

Sebagian ulama membolehkan perempuan haid membaca Al-Qur'an tanpa menyentuh mushaf, misalnya melalui aplikasi digital atau Al-Qur'an online di ponsel. Selain itu, membaca tafsir atau terjemahan Al-Qur'an juga dapat menjadi alternatif untuk tetap mengambil pelajaran dari ayat-ayat suci.

6. Mendengarkan Bacaan Al-Quran

Mendengarkan lantunan ayat Al-Quran juga dapat dilakukan oleh muslimah yang sedang haid untuk tetap mengejar pahala pada malam Lailatul Qadar. Meski tidak membacanya secara langsung dan hanya mendengarkannya, muslimah juga tetap mendapatkan pahala yang besar.

7. Bersedekah

Memberikan sebagian harta kepada yang membutuhkan, berbagi makanan, atau membantu orang lain dengan tenaga dan perhatian adalah bentuk amal yang sangat dianjurkan apalagi di bulan Ramadhan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

ΨΉΩŽΩ†Ω’ Ψ§ΩŽΩ†ΩŽΨ³Ω Ω‚ΩΩŠΩ’Ω„ΩŽ ΩŠΩŽΨ§Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ„ΩŽ اللهِ Ψ§ΩŽΩŠΩΩ‘ Ψ§Ω„Ψ΅ΩŽΩ‘Ψ―ΩŽΩ‚ΩŽΨ©Ω Ψ§ΩŽΩΩ’ΨΆΩŽΩ„ΩΨŸ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ: Ψ΅ΩŽΨ―ΩŽΩ‚ΩŽΨ©ΩŒ فِى Ψ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽ

Dari Anas r.a, dikatakan: "wahai Rasulullah SAW, shadaqah apa yang nilainya paling utama?" Nabi s.a.w, menjawab: "Shadaqah di dalam bulan Ramadan" (Hadits Shahih, riwayat al-Tirmidzi).

Selain itu, membagikan makanan kepada orang lain atau keluarga juga merupakan bentuk dari sedekah untuk mengejar pahala dari Allah SWT.

Ω…ΩŽΩ†Ω’ Ψ§ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±ΩŽ Ψ΅ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ…Ω‹Ψ§ ΩΩŽΩ„ΩŽΩ‡Ω Ψ§ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ΅ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ…Ω ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΩ†Ω’Ω‚ΩΨ΅Ω مِنْ Ψ§ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ§Ω„Ψ΅ΩŽΩ‘Ψ§Ψ¦ΩΩ…Ω Ψ΄ΩŽΩŠΩ’Ψ‘ΩŒ

Artinya: "Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut." (HR. Tirmidzi, No. 807).

8. Menjaga Kebersihan

Islam selalu mengutamakan dan mengajarkan umatnya untuk tetap menjaga kebersihan dalam keadaan apa pun, termasuk ketika sedang haid.

Disebutkan dalam hadits dari Aisyah, bahwa ketika Aisyah mengikuti haji bersama Rasulullah SAW, sesampainya di Makkah beliau mengalami haid. Kemudian Rasulullah bersabda kepadanya:

.....دعي ΨΉΩ…Ψ±ΨͺΩƒ ΩˆΨ§Ω†Ω‚ΨΆΩŠ Ψ±Ψ£Ψ³Ωƒ ΩˆΨ§Ω…Ψͺشطي

Artinya: "Tinggalkan umrahmu, lepas ikatan rambutmu dan ber-sisir-lah..." (HR Bukhari 317 & Muslim 1211)

9. Mengikuti Kajian

Wanita haid tetap dapat mengikuti kegiatan keagamaan seperti kajian Islam, ceramah, atau majelis ilmu. Dengan menghadiri majelis ilmu, seorang muslimah tetap dapat menambah wawasan keagamaan dan mendekatkan diri kepada Allah meskipun tidak sedang melaksanakan ibadah tertentu.

Dengan begitu, semangat menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah tetap terjaga, karena haid bukanlah penghalang untuk terus meraih pahala Lailatul Qadar.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads