Amalan untuk Mengejar Malam Lailatul Qadar 27 Ramadhan

Amalan untuk Mengejar Malam Lailatul Qadar 27 Ramadhan

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Minggu, 15 Mar 2026 03:00 WIB
Ilustrasi Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar.
Ilustrasi Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar. Foto: 20Detik
Surabaya -

Dalam ajaran Islam, waktu pasti datangnya Lailatul Qadar memang dirahasiakan. Meski begitu, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, karena malam tersebut menyimpan keutamaan yang sangat besar.

Salah satu malam yang sering disebut memiliki peluang besar adalah malam ke-27 Ramadhan. Dalam hadis yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab RA dalam Shahih Muslim Nomor 762, ia meyakini bahwa Lailatul Qadar jatuh pada malam tersebut.

Bahkan, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkannya dengan ibadah seperti salat malam, dengan tanda langit yang cerah dan tenang. Lalu, kapan malam 27 Ramadhan 2026 tiba?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan Malam 27 Ramadhan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, malam 27 Ramadhan 1447 H pada tahun 2026 diperkirakan jatuh pada dua kemungkinan tanggal. Menurut penetapan Muhammadiyah, malam tersebut diperkirakan berlangsung pada Minggu malam 15 Maret 2026.

Sementara itu, berdasarkan penetapan pemerintah, malam 27 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Senin malam 16 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Perbedaan ini terjadi karena metode yang digunakan dalam menentukan awal Ramadhan tidak selalu sama. Namun yang pasti, kedua tanggal tersebut tetap berada dalam sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Apa Malam 27 Ramadhan Termasuk Lailatul Qadar?

Setiap Ramadhan, banyak umat Muslim menunggu datangnya malam 27 dengan harapan bisa bertemu Lailatul Qadar. Malam ini memang sering disebut sebagai salah satu malam yang paling berpeluang menghadirkan kemuliaan tersebut.

Namun dalam ajaran Islam, waktu pasti Lailatul Qadar tidak pernah disebutkan secara jelas. Rasulullah SAW hanya memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan. (HR Bukhari)

Karena itu, umat Islam biasanya memperbanyak ibadah pada malam-malam ganjil berikut.

  • 21 Ramadhan
  • 23 Ramadhan
  • 25 Ramadhan
  • 27 Ramadhan
  • 29 Ramadhan

Mengapa Malam Lailatul Qadar Sangat Dinanti?

Malam ini begitu istimewa karena disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1-5. Pada malam tersebut, Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia.

Para malaikat bersama Malaikat Jibril pun turun ke bumi dengan membawa rahmat dan doa bagi hamba-hamba Allah yang mengingat-Nya. Keutamaan inilah yang membuat umat Islam berlomba-lomba menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan ibadah, berharap dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Dalam riwayat yang disebutkan oleh Imam Malik dalam Al-Muwatta', dijelaskan bahwa Allah memberikan Lailatul Qadar sebagai karunia bagi umat Nabi Muhammad. Dengan satu malam yang penuh ibadah, seorang muslim dapat meraih pahala yang nilainya lebih baik dari beribadah selama puluhan tahun.

Amalan di Malam Lailatul Qadar

Para ulama Mazhab Syafi'i dalam Kitab Induk Doa dan Zikir (terjemahan kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi) menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak amalan pada malam-malam terakhir Ramadhan.

Di antaranya adalah membaca Al-Qur'an, berzikir, serta memperbanyak doa pada waktu-waktu yang dimuliakan. Selain itu, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar berikut ini.

1. Membaca Doa Lailatul Qadar

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA. Doa ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Imam Nasa'i, dan Ibnu Majah, serta dicantumkan dalam Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Bacaan Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.

2. Iktikaf di Masjid

Iktikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT. Selama iktikaf, seseorang dianjurkan memperbanyak salat sunnah, membaca Al-Qur'an, berzikir, serta berdoa.

Amalan ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA: "Nabi SAW melakukan itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sejak beliau datang ke Madinah hingga wafat. Setelah beliau wafat, istri-istri beliau juga melanjutkan amalan itikaf tersebut". (HR Muslim)

3. Tilawah Al-Qur'an

Membaca dan mentadabburi Al-Qur'an juga menjadi amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW sendiri memperbanyak membaca Al-Qur'an selama bulan Ramadhan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut.

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Artinya: Jibril menemui Nabi pada setiap malam di bulan Ramadhan dan bertadarus Al-Qur'an bersamanya. (HR Bukhari)

4. Melaksanakan Qiyamul Lail

Salat malam atau qiyamul lail juga menjadi salah satu amalan utama dalam mencari keberkahan Lailatul Qadar.

Rasulullah SAW bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:"Barang siapa menegakkan salat malam pada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."(HR Bukhari dan Muslim)

5. Menghadiri Sholat Berjemaah

Menegakkan sholat berjemaah, terutama sholat Isya dan Subuh, juga dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadhan. Dalam buku "Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadan" karya Abu Maryam Kautsar Amru dijelaskan bahwa menghadiri sholat Isya dan Subuh berjemaah termasuk bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar. Pendapat ini juga disebutkan Imam Syafi'i dalam Latha-if Al-Ma'arif.

مَنْ شَهِدَ العِشَاءَ وَ الصُّبْحَ لَيْلَةَ القَدْرِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظِّهِ مِنْهَا

Artinya: Siapa yang menghadiri salat Isya dan Subuh pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mendapatkan bagian dari malam tersebut.

Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Utsman bin Affan RA juga menegaskan:

مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ قِيَامُ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ

Artinya: Siapa yang menghadiri salat Isya berjamaah, maka baginya pahala seperti salat setengah malam. Siapa yang melaksanakan salat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala seperti salat semalam penuh. (HR Muslim dan Tirmidzi)

6. Membaca Sayyidul Istigfar

Selain doa-doa lainnya, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istigfar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Salah satu yang dianjurkan adalah Sayyidul Istigfar, yang memiliki keutamaan besar. Berikut bacaan Sayyidul Istigfar yang diriwayatkan dalam hadis Bukhari.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Arab Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya wa abuu'u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: Ya Allah, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau. (HR Bukhari)




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads