Satlantas Polres Blitar Kota mulai melakukan pemantauan arus lalu lintas menjelang mudik Lebaran 2026. Polisi mencatat ada sekitar enam titik rawan kepadatan kendaraan. Khususnya di jalur perbatasan wilayah hukum Polres Blitar Kota.
Arus lalu lintas menjelang mudik Lebaran dipantau melalui CCTV yang terpasang di sejumlah titik. Hal itu dilakukan untuk mempermudah petugas mengurai kepadatan lalu lintas.
"Kami laksanakan pemantauan di sejumlah ruas dan jalur yang ramai kendaraan. CCTV di sejumlah ruas jalan kami pantau mulai hari ini secara rutin sebagai persiapan menjelang mudik Lebaran 2026," kata Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno saat ditemui detikJatim, Jumat (13/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menyebut, ada sekitar enam titik ruas jalan yang rawan terjadi kepadatan kendaraan saat momen mudik Lebaran. Enam jalur rawan padat kendaraan itu berada di perbatasan wilayah.
Salah satunya yakni jalur selatan yang berada di sekitar Simpang empat 511 Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar yang merupakan jalur alternatif Blitar Malang. Sementara di jalur tengah berada di simpang empat Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.
"Untuk jalur utara di simpang tiga Herlingga juga ramai kendaraan dari arah Malang menuju Kota Blitar, maupun menuju Kediri dan sekitarnya," terangnya.
Sementara di wilayah Kabupaten Blitar, lanjut Agus, ada tiga titik lokasi yang juga dipantau anggota Satlantas Polres Blitar Kota dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan. Di antaranya, simpang empat Sanankulon, pertigaan Tugu Rante dan simpang empat Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
"Tiga titik ini termasuk jalur utama dari arah Blitar ke Tuluangagung, Kediri maupun sebaliknya. Di jalur selatan lewat simpang empat Sanankulon dan pertigaan Tugu Rante, sedangkan untuk jalur Blitar-Kediri juga Melawati simpang empat Kawedusan. Jalur ramai kendaraan pribadi, maupun angkutan umum termasuk bus," jelasnya.
Agus menegaskan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan lalu lintas. Sejumlah petugas juga disiagakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang terjadi sewaktu-waktu.
"Sampai saat ini belum ada peningkatan kendaraan secara signifikan, baik yang masuk atau keluar wilayah Kota Blitar. Tetapi kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan tim urai apabila ditemukan kepadatan kendaraan. Kemungkinan kendaraan pemudik mulai ramai pada akhir pekan ini," tandasnya.
(auh/hil)
