Kabar gembira bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka kesempatan melalui program Beasiswa Garuda yang memungkinkan mahasiswa menempuh program double degree bersama sejumlah kampus mitra luar negeri.
Program ini menjadi salah satu peluang bagi lulusan SMA sederajat untuk meraih dua gelar sarjana sekaligus dari ITS dan universitas luar negeri dalam satu periode kelulusan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti mengatakan, ITS menjadi salah satu perguruan tinggi yang dipercaya pemerintah dalam pelaksanaan program Beasiswa Garuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beasiswa Garuda tahun ini diberikan kepada beberapa perguruan tinggi, salah satunya adalah ITS. ITS ini 1 dari 7 perguruan tinggi yang lain yang diberi oleh Kemendiktisaintek untuk program Beasiswa Garuda," kata Nurul saat konferensi pers, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, ITS menyediakan 10 program dalam skema tersebut, dengan enam program studi International Undergraduate Program (IUP) antara lain Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Geofisika, Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Manajemen Bisnis.
"Teknik Informatika ini banyak skemanya karena mitranya dengan Queensland University itu ada beberapa prodi," jelasnya.
Adapun beberapa kampus yang bekerja sama dengan ITS antara lain University of Queensland Australia, National Taiwan University Taiwan, dan Curtin University Australia.
"Ini yang nanti bisa menjadi kesempatan buat siswa-siswa kita yang tahun ini bisa memilih di program IUP dengan double degree bersama mitra-mitra ITS," tambahnya.
Menurut Nurul, program Beasiswa Garuda juga memberikan kesempatan luas bagi siswa dari berbagai latar belakang ekonomi, termasuk keluarga kurang mampu, selama memiliki prestasi.
"Ini kesempatan yang luar biasa, terutama bagi siswa-siswa dari kalangan ekonomi yang kurang mampu, tetap mendapatkan kesempatan tapi yang punya prestasi," ujarnya.
Prestasi yang dimaksud antara lain penghargaan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) maupun prestasi lain yang telah dikurasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menegaskan, seluruh penerima Beasiswa Garuda akan mendapatkan dukungan pembiayaan secara penuh, baik saat menjalani studi di ITS maupun ketika melanjutkan studi di kampus mitra luar negeri.
"Beasiswa ini meng-cover lengkap semuanya, baik beasiswa ketika di ITS maupun ketika mahasiswa nanti akan berada di mitra ITS di luar negeri. Itu mereka akan mendapatkan penuh support biayanya, maupun living allowance," katanya.
Nurul berharap program Beasiswa Garuda dapat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan tinggi.
"Harapannya tentunya di program Beasiswa Garuda ini upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia," ujarnya.
Untuk informasi, Beasiswa Garuda merupakan program beasiswa dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bertujuan membantu putra-putri terbaik Indonesia untuk menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga fasilitas penunjang seperti biaya hidup selama masa studi.
Pendaftaran Beasiswa Garuda dibuka dalam dua gelombang. Berikut jadwalnya:
β’ Untuk gelombang pertama, pendaftaran berlangsung 15 Februari hingga 31 Maret 2026. Tes bakat skolastik dijadwalkan pada 5-20 April 2026, dengan pengumuman hasil pada 25 April 2026.
β’ Gelombang kedua dibuka pada 25 Mei hingga 25 Juni 2026. Tes bakat skolastik akan dilaksanakan pada 15-30 Juli 2026, dan pengumuman hasil seleksi pada 5 Agustus 2026.
(ihc/hil)











































