Jelang Mudik, Puskeswan di Surabaya Kebanjiran Penitipan Anabul

Jelang Mudik, Puskeswan di Surabaya Kebanjiran Penitipan Anabul

Jihan Navira - detikJatim
Kamis, 12 Mar 2026 07:00 WIB
Drh Rinni dan Drh Rizal memantau kondisi kucing anabul di Puskeswan Jalan Dorang Surabaya
Drh Rinni dan Drh Rizal memantau kondisi kucing anabul di Puskeswan Jalan Dorang Surabaya (Foto: Jihan Navira/detikJatim)
Surabaya -

Jelang musim mudik Lebaran, layanan penitipan hewan peliharaan atau pet hotel di Surabaya mulai ramai dicari. Salah satu di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) milik Pemerintah Kota Surabaya di Jalan Ikan Dorang nomor 15, Perak Barat.

Dokter hewan Puskeswan Surabaya Rinni Sulestari (57) mengatakan layanan penitipan dengan nama layanan Titip Sehat mulai berjalan sejak awal 2025 setelah fasilitas Puskeswan selesai direhabilitasi.

"Sebetulnya Puskeswan ini sudah lama ada. Tapi direhab pertengahan 2024 dan mulai beroperasi penuh awal 2025, termasuk layanan rawat inap dan titip sehat," kata Rini. Meski periode mudik belum dimulai sebagian kuota penitipan sudah hampir penuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan layanan penitipan kucing untuk periode Lebaran mulai dibuka pada 18-24 Maret pukul 09.00-12.00 WIB.

Warga yang ingin menitipkan hewan peliharaannya dapat mendaftar secara langsung maupun melalui website https://dkpp.surabaya.go.id/puskeswan atau aplikasi milik Puskeswan.

ADVERTISEMENT

"Boleh datang langsung, nanti tetap kita bantu daftar lewat sistem aplikasi kami," ujarnya.

Dalam layanan ini Puskeswan hanya menerima kucing dengan kondisi sehat. Sebelum dititipkan, hewan akan diperiksa terlebih dahulu oleh dokter hewan.

"Namanya titip sehat, jadi kita periksa dulu apakah kondisinya sehat atau tidak. Kita juga cek apakah sudah vaksin atau belum," jelasnya.

Kucing yang sudah dan yang belum divaksin ditempatkan di ruangan terpisah, sehingga pemilik tidak perlu khawatir terkait kondisi kesehatan anabulnya.

Namun apabila kucing yang datang dalam kondisi sakit, Puskeswan tidak dapat menerimanya sebagai penitipan. Hewan tersebut akan diarahkan untuk rawat inap dengan biaya yang berbeda.

"Kalau ternyata sakit, kita informasikan ke pemilik dan bisa masuk rawat inap. Penanganan maupun harga tentu berbeda dengan Titip Sehat," katanya.

Untuk biaya penitipan, Puskeswan mematok tarif Rp 30 ribu per hari per ekor. Fasilitas yang didapat antara lain kandang, pasir kucing, makan, dan minum dengan ruangan bersih dilengkapi AC.

"Kami sediakan pakan standar. Tapi kalau pemilik punya makanan khusus, boleh dibawa dari rumah," tambah Rini.

Selain itu, Puskeswan juga memberikan promo bagi kucing yang dititipkan selama 7 hari yaitu gratis snack dan injeksi vitamin, gratis grooming untuk 10 hari, atau gratis grooming dan injeksi vitamin untuk 15 hari.

"Kita setiap hari report ke owner satu kali sehari lewat WhatsApp berupa chat kondisi dan videonya. Jadi mereka bisa memantau dari jauh dan tidak perlu khawatir," jelasnya.

Untuk saat ini belum ada layanan antar jemput bagi yang ingin Titip Sehat sehingga pemilik bisa mengantarkan anabulnya langsung ke Puskeswan.

Tahun lalu layanan penitipan ini mampu menampung hingga 40 ekor kucing dan seluruh kuota terisi penuh. "Kuotanya 40 ekor dan mudik lebaran tahun lalu penuh. Tahun ini kuotanya sama, tapi antusiasnya malah lebih tinggi," ujarnya.

Rini menyebut beberapa pemilik bahkan sudah melakukan booking jauh hari untuk mengamankan tempat bagi hewan peliharaannya selama ditinggal mudik. Ia pun mengimbau warga yang ingin menggunakan layanan tersebut agar segera melakukan pendaftaran sebelum kuota habis.

"Kalau berminat, sebaiknya segera datang langsung atau booking melalui website lalu konfirmasi di WhatsApp karena kuotanya terbatas dan biasanya cepat penuh," pungkasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads