Tersengat kabel listrik, Pria di Bojonegoro Tewas di Atas Pohon Sukun

Tersengat kabel listrik, Pria di Bojonegoro Tewas di Atas Pohon Sukun

Ainur Rofiq - detikJatim
Rabu, 11 Mar 2026 03:30 WIB
Evakuasi korban tewas tersengat listrik di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Bojonegoro
Evakuasi korban tewas tersengat listrik di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Bojonegoro (Foto: Dok. Istimewa)
Bojonegoro -

Niat mencari nafkah justru berujung maut bagi Marwan (46). Pria asal Desa Wengkal, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk tewas tersengat listrik saat menebang pohon sukun di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Bojonegoro.

Peristiwa nahas itu terjadi di pekarangan milik Kirno di Dusun Dodol, Desa Pajeng Selasa (10/3/2026). Saat itu korban bekerja menebang pohon sukun bersama rekannya, Mursimin.

Korban memanjat pohon yang cukup tinggi untuk memotong ranting, namun tanpa disadari dahan yang ditebang berada sangat dekat dengan kabel listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Gondang AKP Bambang Ady Tenggani menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban dan rekannya datang ke lokasi untuk menebang beberapa pohon sukun yang sebelumnya telah dibeli.

ADVERTISEMENT

"Sekitar pukul 15.20 WIB korban memanjat pohon sukun untuk memotong dahan di bagian atas. Diduga korban tidak mengetahui jika dahan tersebut berada dekat dengan kabel listrik sehingga mengenai kabel dan korban langsung tersengat," ujar AKP Bambang Ady, Rabu (11/3/2026).

Beberapa saat kemudian, rekannya Mursimin yang berada di bawah pohon merasa curiga karena tidak lagi mendengar suara mesin pemotong. Saat dicek sekitar pukul 16.10 WIB, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dan tubuhnya terjepit di antara dahan pohon sukun.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke petugas. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena posisi korban berada di atas pohon cukup tinggi.

Petugas akhirnya berhasil menurunkan jasad korban sekitar pukul 20.15 WIB setelah di evakuasi dengan cara ditali oleh tim personel Pemadam Kebakaran pos Temayang dan BPBD Bojonegoro.

Sementara itu, hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Gondang menunjukkan adanya luka bakar pada tangan, dada, dan lutut korban akibat sengatan listrik. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan medis, korban murni meninggal akibat tersengat aliran listrik dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan," jelas AKP Bambang Ady.

Pihak keluarga korban menerima kejadian musibah ini, dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads