Menkop Ferry Optimistis Koperasi Mampu Berkembang Jadi Modern

Menkop Ferry Optimistis Koperasi Mampu Berkembang Jadi Modern

Eko Sudjarwo - detikJatim
Selasa, 10 Mar 2026 21:15 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono
Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono (Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim)
Lamongan -

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono optimistis koperasi di Indonesia mampu berkembang menjadi koperasi modern yang mampu memasarkan produk pelaku UMKM lokal hingga masuk ke pasar modern. Hal tersebut disampaikan Ferry saat meresmikan Sundra Fresh Market Family Care di kawasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Selasa (10/3/2026).

Menurut Ferry, koperasi memiliki potensi besar untuk membangun ekosistem ekonomi baru yang melibatkan pelaku UMKM. Dengan pengelolaan yang baik dan inovasi usaha, koperasi dinilai mampu memperluas sektor bisnis sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

"Kita bisa membuktikan bahwa pelaku UMKM lokal yang dihimpun oleh koperasi mampu membangun ekosistem ekonomi baru dan masuk ke pasar modern," kata Ferry usai peresmian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan Kementerian Koperasi akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi di berbagai daerah, termasuk melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat jaringan usaha antar koperasi di tingkat desa maupun kelurahan.

ADVERTISEMENT

"Kita ingin koperasi-koperasi di daerah bisa berkembang menjadi besar, bahkan menjadi raksasa dan saling membimbing dalam mengembangkan usaha," ujarnya.

Ferry juga menilai keberhasilan koperasi tidak terlepas dari kerja keras para pengelola serta dukungan masyarakat di sekitarnya. Ia pun optimistis koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang membanggakan.

"Kita harus percaya diri. Koperasi sekarang sudah masuk skala ekonomi yang semakin besar dan mampu bersaing," tuturnya.

Ferry menilai, Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat di Lamongan telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan bahkan menjadi model bagi koperasi desa maupun kelurahan di berbagai daerah.

Menurutnya, koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat terus melakukan diversifikasi usaha, mulai dari produksi garam, beras, sektor pertanian, peternakan hingga kini merambah hortikultura melalui Sundra Fresh Market Family Care yang menyediakan berbagai produk buah dan sayuran segar.

"Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat ini sudah menjadi model dan contoh. Bahkan beberapa koperasi desa yang menjadi binaannya juga berkembang dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) Lamongan, Anas Al Hifni menjelaskan, Sundra Family Care didirikan sebagai upaya pemberdayaan pesantren sekaligus masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan opening Sundra Family Care yang memang tujuannya untuk pemberdayaan pesantren dan masyarakat. Produk yang kita jual hampir semuanya merupakan hasil produk pesantren dan masyarakat sekitar, dan yang memanfaatkan juga masyarakat," ujar Gus Anas.

Ia menjelaskan konsep Sundra Family Care dibuat berbeda dengan toko serba ada (toserba). Selain menyediakan kebutuhan pangan seperti buah dan sayuran segar, tempat tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk keluarga.

"Karena ini konsepnya Family Care, kita juga melengkapi dengan permainan anak, apotek, optik, dan restoran supaya nuansanya berbeda dengan toserba. Kalau toserba biasanya lebih banyak barang ritel, tapi di sini lebih banyak komoditas pangan," jelasnya.

Gus Anas menambahkan, kehadiran Menteri Koperasi diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Sundra Family Care dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Menurutnya, Pondok Pesantren Sunan Drajat selama ini juga memiliki jaringan kemitraan yang cukup luas dalam pengembangan koperasi desa.

"Kami memang sengaja mengundang Pak Menteri supaya ke depan bisa sinkron dengan program KDMP. Produk-produk yang ada di KDMP juga bisa disinergikan dengan produk yang ada di sini," terangnya.

Usai peresmian, Ferry juga meninjau berbagai produk yang dipasarkan di Sundra Fresh Market Family Care yang dibangun tiga lantai tersebut. Ia mengaku bangga karena pondok pesantren mampu melakukan diversifikasi produk yang beragam dan berkualitas. Ferry didampingi langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, KH Abdul Ghofur.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads