Kejadian dramatis menimpa Ike Riskita, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, seorang ibu di Jember. Ike terpaksa melahirkan buah hatinya di pinggir jalan kawasan Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, saat sedang dalam perjalanan menuju puskesmas untuk melahirkan menggunakan becak motor (bentor).
Peristiwa yang viral di media sosial tersebut dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Sukorejo, Siti Masnunah. Dia menyebut laporan kejadian tersebut diterima pihaknya pada malam hari.
"Peristiwanya itu kemarin, laporan masuk ke saya itu malam," kata Siti Masnunah saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siti menjelaskan, awalnya Ike bersama suami dan mertuanya sedang berada di wilayah Rambipuji. Karena sudah merasakan tanda-tanda hendak melahirkan, mereka memutuskan untuk segera menuju Puskesmas Sukorejo.
"Dia bersama suami dan mertuanya ada di Rambipuji. Kemudian hendak ke Puskesmas Sukorejo," ujarnya.
Namun, karena jarak dan kondisi darurat, mereka memilih menggunakan moda transportasi bentor. Sayangnya, sebelum sampai di tujuan, kondisi Ike sudah tidak tertahankan.
"Saat masih belum sampai di Puskesmas, masih di Jalan Sukorejo (dekat sekali dengan Puskesmas), ketubannya pecah. Akhirnya dia melahirkan sendiri, dibantu mertuanya," paparnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung sigap melapor ke pihak puskesmas. Tim medis pun bergerak cepat menjemput Ike dan sang bayi menggunakan mobil ambulans.
"Tim medis kami menggunakan ambulans segera meluncur ke lokasi. Alhamdulillah, semuanya sehat dan selamat," ungkapnya.
Siti menegaskan bahwa secara prosedur medis, tidak ada kendala atau kesalahan dalam peristiwa tersebut. Kondisi ibu dan bayi dinyatakan stabil sehingga sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
"Saat ini mereka sudah dipulangkan. Jadi secara medis tidak ada kesalahan apapun dari proses lahiran tersebut," pungkasnya.
