Hujan Lebat dan Angin Kencang di Surabaya, Ini Faktor Penyebabnya

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Surabaya, Ini Faktor Penyebabnya

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Minggu, 08 Mar 2026 18:20 WIB
Ilustrasi hujan dan angin kencang di Surabaya.
Ilustrasi hujan dan angin kencang di Surabaya. Foto: ChatGPT
Surabaya -

Cuaca ekstrem diprediksi melanda wilayah Jawa Timur hingga 10 Maret 2026, tak terkecuali di Surabaya. Hujan deras yang turun secara tiba-tiba, disertai angin kencang dan petir, membuat aktivitas warga terganggu. Di sejumlah titik, kondisi tersebut juga memicu pohon tumbang, genangan air, hingga kerusakan.

Perubahan cuaca yang berlangsung cepat ini dipengaruhi berbagai faktor atmosfer dan kondisi iklim regional. Pemerintah dan BMKG pun mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat potensi cuaca buruk muncul.

Faktor Penyebab Cuaca Ekstrem di Surabaya

Dikutip dari laman instagram @call112surabaya, Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan menjelaskan sejumlah faktor penyebab terjadinya cuaca buruk di Surabaya sebagai berikut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Pola angin konvergensi, yakni pertemuan massa udara yang mendorong pembentukan awan hujan.
  • Gangguan gelombang Madden Julian Oscillation (MJO), yang meningkatkan aktivitas pembentukan awan di wilayah Indonesia
  • Atmosfer yang masih labil di atas wilayah Surabaya, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara cepat.

Kombinasi faktor tersebut memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus secara signifikan. Jenis awan ini dikenal sebagai pembawa hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat/petir.

ADVERTISEMENT

Imbauan untuk Warga Surabaya

Pemerintah dan BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem berpotensi terjadi. Berikut imbauan BMKG untuk warga Surabaya menghadapi cuaca ekstrem ini.

  • Tetap Waspada dan tidak panik saat hujan deras disertai angin kencang.
  • Hindari Berteduh di Bawah Pohon guna mengurangi risiko tertimpa pohon tumbang.
  • Segera lapor ke layanan 112 apabila melihat kondisi darurat, keadaan medis mendesak, atau pohon tumbang.
  • Pantau informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di laman resmi BMKG serta peringatan dini yang dibagikan secara berkala.

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem

Penting bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai tips menghadapi cuaca ekstrem agar tetap aman, menjaga kesehatan, serta meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan perubahan cuaca yang tiba-tiba. Berikut beberapa di antaranya.

Pantau Informasi BMKG

Masyarakat rutin untuk memantau atau terus update terkait informasi cuaca yang disampaikan oleh BMKG atau BPBD melalui website dan media sosial resminya seperti Instagram, Facebook, dan X.

Menyiapkan Perlengkapan Musim Hujan

Menyiapkan perlindungan diri untuk masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Barang yang perlu disiapkan seperti payung, jas hujan, topi, jaket, dan menggunakan pakaian hangat.

Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi

Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk rajin mengonsumsi vitamin atau suplemennya lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Minum yang Cukup

Untuk menghadapi cuaca ekstrem perlu tubuh yang selalu prima. Caranya dapat dilakukan dengan terus menjaga tubuh supaya tetap terhidrasi. Jangan lupa untuk selalu minum air putih dan pastikan untuk tidak kekurangan.

Utamakan Keselamatan

Selama ada cuaca ekstrem, tentu akan ada hal yang mengancam keselamatan. Utamanya kepada ,masyarakat yang sedang beraktivitas atau berwisata di alam bebas. Pastikan untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku.

Untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan dihimbau untuk menjauhi area sekitar saluran air maupun gorong-gorong terbuka. Hal itu untuk menghindari terjadinya kejadian terperosok

Itulah penyebab cuaca ekstrem di Surabaya dan imbauan serta tips yang perlu diperhatikan. Masyarakat diimbau waspada dan lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem di Surabaya.




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads