Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Pamekasan. Sebuah pohon sukun berukuran besar tumbang setelah diterjang angin kencang di Desa Mangar, Kecamatan Tlanakan, Sabtu sore (7/3/2026).
Pohon tersebut roboh dan melintang di jalan desa sehingga sempat mengganggu aktivitas warga yang melintas di kawasan tersebut.
Tim Reaksi Cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pamekasan (BPBD) langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi pohon yang menutup akses jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi mengatakan, laporan kejadian diterima menjelang waktu berbuka puasa. Meski demikian, petugas tetap bergerak cepat menuju lokasi untuk menangani kejadian tersebut.
"Tim sudah mendatangi lokasi. Laporan masuk menjelang buka puasa, tetapi kami tetap melayani agar jalan tersebut kembali bisa dilalui warga," terangnya.(7/3/2026).
Peristiwa pohon tumbang ini menambah daftar kejadian bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Pamekasan dalam beberapa hari terakhir.
Sejak 4 Maret 2026, angin kencang dilaporkan melanda tiga kecamatan di wilayah Pantai Utara. Kemudian pada 5 Maret, angin kencang kembali menerjang dan menyebabkan puluhan rumah warga rusak serta beberapa pohon tumbang di tujuh kecamatan di wilayah Pamekasan. Pada 7 Maret, kejadian serupa kembali terjadi.
"Kita bertubi-tubi dilanda angin kencang. Ini membutuhkan kewaspadaan ekstra mengingat prakiraan cuaca ke depan masih diprediksi terjadi angin kencang, jadi warga diharapkan tetap berhati-hati," tambah Dofir.
Hingga saat ini petugas masih melakukan proses evakuasi pohon tumbang di lokasi kejadian. Selain itu, BPBD juga menerima tambahan laporan terkait dampak angin kencang sebelumnya.
"Tadi juga ada dua laporan rumah warga rusak di wilayah Kecamatan Galis, yang merupakan bagian dari rentetan kejadian angin kencang pada tanggal 5 kemarin," lanjutnya.
Berdasarkan data sementara BPBD, total kejadian angin kencang sejak 4 hingga 7 Maret 2026 telah melanda sekitar 10 kecamatan di wilayah Pamekasan. Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang.
