Pemerintah Kota Kediri menggelar Bazar Pangan Ramadan di GOR Jayabaya, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Bazar yang digelar bersama Bank Indonesia dan sejumlah pemangku kepentingan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah bersama berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di Kota Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuan kegiatan ini untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Kediri. Biasanya menjelang Idul Fitri, bahkan saat Ramadan, harga di pasar cenderung naik karena permintaan masyarakat meningkat," kata Vinanda, Sabtu (7/3/2026).
Dalam bazar tersebut, warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Salah satunya paket sembako yang dijual seharga Rp 90 ribu. Selain itu, tersedia pula telur yang dijual dengan harga setara distributor.
Vinanda juga mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan sehingga seluruh warga bisa merasakan manfaat dari kegiatan tersebut.
"Kami titip pesan kepada masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan saja, sehingga semua warga bisa merasakan manfaat dari bazar ini," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara Kantor Perwakilan BI Kediri, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemerintah Kota Kediri, Bulog, serta berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam upaya mengendalikan inflasi.
Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir tekanan harga pada sejumlah komoditas menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas harga pangan.
"Inflasi Februari dipengaruhi oleh beberapa komoditas seperti telur, cabai, bawang merah, dan daging ayam. Secara umum inflasi mencapai 0,87 persen," jelasnya.
Ia menambahkan, bazar pangan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menekan laju inflasi di Kota Kediri dan sekitarnya.
Selain penjualan bahan pokok murah, bazar juga menghadirkan sejumlah layanan bagi masyarakat. Di antaranya layanan penukaran uang baru, pembayaran pajak kendaraan, layanan administrasi kependudukan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Dalam kegiatan tersebut disiapkan sekitar 2.000 paket komoditas pangan untuk masyarakat. Pemerintah berharap melalui bazar ini warga dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di Kota Kediri.
