Malam Nuzulul Quran menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam di bulan Ramadhan. Pada malam yang diyakini sebagai waktu turunnya Al-Qur'an tersebut, muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan sholat malam.
Sholat malam pada malam Nuzulul Quran biasanya dilakukan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu sahur. Ibadah ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan, sekaligus memohon ampunan dan keberkahan di malam yang penuh kemuliaan.
Sholat Malam Nuzulul Quran
Pada malam Nuzulul Quran, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan sholat malam. Dari berbagai sholat sunah yang dapat dikerjakan pada malam hari, salah satu yang bisa diamalkan adalah sholat Tahajud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salat Tahajud merupakan sholat sunah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur dan masuk sebelum waktu subuh. Ibadah ini sangat dianjurkan dalam Islam karena menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon keberkahan dari-Nya.
Pelaksanaan sholat Tahajud dapat dilakukan secara berjemaah di masjid maupun sendiri di rumah. Jumlah rakaatnya juga tidak dibatasi secara maksimal sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Pada umumnya, orang-orang mengerjakan sebanyak dua rakaat. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: "Sholat malam itu adalah dua rakaat, dua rakaat. Apabila khawatir akan masuk waktu subuh maka berwitirlah satu rakaat saja." (HR Bukhari dan Muslim)
Niat Sholat Tahajud di Malam Nuzulul Quran
Sebelum memulai sholat Tahajud, seorang muslim dianjurkan membaca niat sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah. Berikut niat yang bisa dibaca ketika menunaikan sholat Tahajud pada malam Nuzulul Quran.
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.
Tata Cara Sholat Tahajud di Malam Nuzulul Quran
Dikutip dari buku "10 Kesaksian Pengamal Tahajud" oleh Hendri Kusuma Wahyudi, berikut tata cara melaksanakan sholat Tahajud yang pada dasarnya sama seperti sholat sunah lainnya. Berikut langkah-langkahnya.
- Membaca niat bersamaan dengan takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca ayat Al-Qur'an (disunnahkan membaca Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua)
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Mengulangi rangkaian gerakan yang sama pada rakaat kedua
- Menutup sholat dengan tasyahud akhir setelah sujud kedua
Doa Setelah Sholat tahajud
Setelah mengerjakan sholat Tahajud di malam Nuzulul Quran, berikut bacaan doa yang bisa dipanjatkan. Doa setelah Tahajud ini berisi memohon perlindungan serta ampunan kepada Allah SWT.
اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّاَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Arab Latin: Allaahumma lakal-hamdu anta qayyimus-samaawaati wal-ardhi wa man fiihin, wa lakal-hamdu laka mulus-samaawaati wal-ardhi wa amn fiihin, wa lakal-hamdu nuurus-samaawaati wal-ardhi.
Wa lakal-hamdu antal-haqqu wa wa'dukal-haqqu wa liqaa'uka haqqun wa qauluka haqqun wal-jannatu haqqun, wan-naaru haqqun, wan-nabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu 'alaihi wa sallama haqqun, was-saa'atu haqqun.
Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashmtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu, wa maa a'lantu antal muqaddimu wa antal-mu'akhkhiru laa ilaaha illaa anta au laa ilaaha gairuka wa laa haula wa laa quwwata illaa billah.
Artinya: Ya Allah, bagi-Mu segala puji. Engkaulah penegak langit dan bumi dan alam semesta serta segala isinya. BagiMulah segala puji. Engkau raja penguasa langit dan bumi. Bagi-Mu segala puji, pemancar cahaya langit dan bumi.
Bagi-Mu segala puji, Engkaulah yang hak, dan janjiMu adalah benar, dan perjumpaanMu itu adalah hak, dan firmanMu adalah benar, dan surga adalah hak, dan neraka adalah hak, dan nabi-nabi itu hak benar, dan Nabi Muhammad SAW adalah benar, dan saat hari kiamat itu benar.
Ya Allah, hanya kepada-Mu kami berserah diri, kepada Engkau jugalah kami kembali, dan kepada-Mu kami rindu, dan kepada Engkaulah kami berhukum. Ampunilah kami atas kesalahan yang sudah kami lakukan dan yang sebelumnya, baik yang kami sembunyikan maupun yang kami nyatakan.
Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan Tuhan yang terakhir. Tiada Tuhan melainkan engkau Allah Rabbil 'alamin. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah.
Bacaan Doa Nuzulul Quran
Setelah menunaikan ibadah, umat Islam dapat memanjatkan doa Nuzulul Quran sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Berikut bacaan doa Nuzulul Quran.
1. Bacaan Doa Malam Nuzulul Quran
Arab:
اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين
Latin: Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur'an, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur'an, wa hassin a'maalanaa bi dzikril qur'an, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur'an, wa adkhilnal jannata bi syafaa'til qur'an.
Artinya: Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Qur'an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur'an, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur'an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur'an, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa'at Al-Qur'an.
2. Bacaan Doa Khotmil Qur'an
Arab:
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Latin: Allahumarhamni bil qur'an. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimni minhu maa jahiltu. Warzuqnii tilawatahu aana allaili wa athrofannahar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.
Artinya: Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur'an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.
(hil/irb)











































