Lamongan kembali menghadirkan program Balik Mudik Gratis bagi masyarakat Lamongan yang akan kembali ke perantauan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman. Program ini disiapkan untuk membantu warga yang hendak kembali bekerja di Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Lamongan dalam memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat saat arus balik Lebaran.
"Ini memang kita tujukan untuk masyarakat Lamongan yang mudik, dan kemudian pada saat baliknya kita bisa memfasilitasi itu," kata Dianto, Kamis (5/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, program Balik Gratis ini juga menjadi pelengkap dari fasilitas mudik gratis yang sebelumnya disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dari Jakarta menuju sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Lamongan.
"Nah, kita mencoba melakukan di arah sebaliknya, yaitu balik gratis. Sehingga nanti kita berharap itu juga bisa membantu warga Lamongan yang mau kembali ke perantauan dan memang tujuannya kita hanya satu, di Jakarta," ujarnya.
Pada tahun ini, Pemkab Lamongan menyiapkan tiga unit bus dengan total kuota sekitar 120 penumpang. Keberangkatan dijadwalkan pada 24 Maret 2026 dari Stadion Surajaya Lamongan menuju Jakarta.
Dianto menjelaskan, program ini juga bertujuan untuk menciptakan kondisi arus balik yang lebih aman, nyaman, serta tertata.
"Dengan adanya jadwal keberangkatan yang terorganisir, diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kemacetan lalu lintas saat arus balik Lebaran," jelasnya.
Terkait persyaratan, Pemkab Lamongan memprioritaskan warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Lamongan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih membuka kesempatan bagi warga daerah sekitar.
"KTP pasti warga Lamongan ya. Karena ini memang diprioritaskan untuk masyarakat Lamongan. Syarat khusus lainnya tidak ada, yang penting tujuannya memang ke arah Jakarta saja," jelasnya.
Pendaftaran program Balik Gratis ini dibuka mulai 6 Maret 2026 secara online melalui nomor 0857-0284-7405. Calon peserta cukup menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) saat proses pendaftaran.
Pemkab Lamongan berharap kuota tiga bus yang disediakan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Lamongan yang ingin kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman.
(auh/abq)
