3 Kecamatan di Malang Terdampak Banjir

3 Kecamatan di Malang Terdampak Banjir

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 03 Mar 2026 10:45 WIB
Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Malang
Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Malang/Foto: Istimewa
Malang -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang sejak Senin (2/3/2026) sore hingga malam mengakibatkan banjir luapan di tiga kecamatan. Akibatnya, sejumlah rumah warga di Singosari, Pakis, dan Kasembon terendam air dan material lumpur.

Data dari BPBD Kabupaten Malang menyebutkan, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Losari (Singosari), Desa Mangliawan (Pakis), dan Desa Kasembon (Kasembon). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Di Kecamatan Singosari, banjir dipicu oleh meluapnya air sungai di Kelurahan Losari sekitar pukul 16.30 WIB. Meluapnya air bukan tanpa sebab, aliran sungai tersumbat rumpun bambu yang cukup masif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hujan deras mengakibatkan debit air sungai meluap karena tersumbat rumpun bambu dengan ketebalan sekitar 5 meter dari permukaan sungai," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Sumbatan tersebut memiliki lebar empat meter dan panjang mencapai delapan meter. Akibatnya, lima rumah yang dihuni 15 jiwa terdampak. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 25 juta.

Salah satu warga, Hudi Bimawan, bahkan harus mengungsi karena rumahnya dipenuhi material lumpur.

Sementara di Kecamatan Pakis, banjir luapan melanda Desa Mangliawan sekitar pukul 18.15 WIB. Intensitas hujan yang tinggi membuat Sungai Bangau tak mampu menampung debit air hingga masuk ke permukiman.

Beberapa rumah warga yang terdampak di antaranya milik Aditya Rakhman, Sarnedi, Tommy Hermanto, Sampe, dan Arif. Meski air dilaporkan sudah surut, warga kini sangat membutuhkan bantuan logistik.

"Kondisi terakhir air sudah surut, namun warga masih membutuhkan bantuan sembako," jelas Sadono.

Sedangkan di Kecamatan Kasembon, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan yang turun sejak pukul 14.30 WIB membuat sistem drainase kewalahan.

Air setinggi 30 sentimeter sempat merendam rumah milik tiga kepala keluarga, yakni keluarga Edi, Basori, dan Yasip. Total ada 12 jiwa yang terdampak di Dusun Krajan tersebut.

Pihak BPBD Kabupaten Malang melalui tim Pusdalops dan TRC telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pembersihan material banjir bersama warga.

"Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang bisa memicu banjir luapan kembali, terutama di wilayah rawan," pungkas Sadono.




(mua/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads