Kisah pilu seorang pria lanjut usia bernama Yudi Pairines (79) menyita perhatian warga Kota Malang setelah jenazahnya ditemukan di dalam sebuah mobil sedan yang selama bertahun-tahun menjadi tempat ia beristirahat dan berlindung.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/2/2026) pagi di Jalan Kawi Selatan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen. Mobil Toyota Corolla dengan nomor polisi N-1315-JQ yang biasa diparkir di teras rumah warga ternyata menjadi "rumah" bagi Yudi sejak sekitar dua sampai 2,5 tahun terakhir karena ia hidup sebatang kara tanpa tempat tinggal tetap.
Pemilik mobil, Mulyadi (79), menceritakan bahwa ia mengizinkan Yudi tidur di dalam mobil sejak tahun 2024 karena iba melihat kondisi sang kakek yang tak lagi memiliki keluarga dan tempat tinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Almarhum setiap malam tidur di dalam mobil saya ini, sudah hampir 2,5 tahun. Memang saya ijinkan karena tidak punya siapa-siapa. Kasihan," ujar Mulyadi saat ditemui di lokasi kejadian.
Korban tidak Punya Tempat Tinggal
Sebelum tinggal di dalam mobil, Yudi kerap berpindah-pindah tempat tidur, bahkan sempat menginap di masjid di sekitar perkampungan. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga sekitar dan keluarga Mulyadi sering membantu memberikan makanan.
"Kalau untuk makan sudah banyak yang kasih, sudah cukup. Kadang saya ajak, kalau lagi ada keperluan ke Surabaya atau luar kota," terang.
Mulyadi mengaku, korban awalnya memiliki istri dan dua anak. Keluarga itu sering berpindah-pindah, karena kontrakan habis.
Hingga pada akhirnya, anak dan istri meninggal korban, karena sudah tidak memiliki penghasilan.
"Jadi seorang diri, informasinya anak dan istrinya sudah tidak mau. Karena kasihan untuk tidur, saya tawarkan di mobil saya itu," jelas Mulyadi.
Penemuan Jenazah dan Proses Identifikasi
Pada pagi itu, Mulyadi hendak membersihkan mobil seperti biasa. Ia melihat Yudi tertidur di dalam mobil. Namun saat dibangunkan, tidak ada respons dari korban yang kemudian ditemukan sudah meninggal. Ia pun segera memanggil Ketua RT dan kemudian melapor ke polisi setempat.
Polisi dari Polresta Malang Kota memastikan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobikin, menyatakan bahwa kondisi fisik korban menunjukkan kematian wajar, yang diduga akibat faktor usia dan kondisi kesehatan yang menurun.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga kuat korban meninggal dunia karena faktor usia dan kondisi kesehatan yang menurun," Ipda Lukman saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).
Menurut keterangan warga yang sering berinteraksi dengan Yudi, dalam beberapa hari terakhir kondisi fisik korban memang tampak kurang sehat dan lemqs.
Hal ini selaras dengan kesaksian Mulyadi (79), pemilik mobil Toyota Corolla bernopol N-1315-JQ yang menjadi lokasi penemuan jenazah.
Mulyadi menceritakan bahwa sesaat sebelum korban dinyatakan meninggal, ia sempat melihat korban dalam kondisi kritis dengan napas tersengal-sengal.
"Pagi kemarin saya mau bersihkan mobil. Saya coba bangunkan, napasnya tersengal-sengal (ngos-ngosan). Saya langsung panggil Pak RT, tapi tak lama kemudian beliau sudah meninggal," ungkap Mulyadi ditemui di lokasi.
(ihc/ihc)











































