Simak Keseruan Kampoeng Ramadhan Mojopahit di Kota Mojokerto

Simak Keseruan Kampoeng Ramadhan Mojopahit di Kota Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 28 Feb 2026 11:12 WIB
Suasana di Kampoeng Ramadhan Mojopahit di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto.
Suasana di Kampoeng Ramadhan Mojopahit di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Kota Mojokerto -

Kolaborasi Pemkot Mojokerto dengan para pelaku event organizer (EO) menghadirkan Kampoeng Ramadhan Mojopahit. Event selama 16 hari ini menyuguhkan bazar UMKM dan kuliner viral, beragam lomba seru, hingga pentas kesenian Islami.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) menjelaskan, Kampoeng Ramadhan Mojopahit digelar 27 Februari sampai 14 Maret 2026. Event akbar ini buah kolaborasi para pelaku EO dengan Pemkot Mojokerto.

"Semua operasional yang mengurus adalah teman-teman EO, Pemkot Mojokerto diuntungkan dari sisi PAD (pendapatan asli daerah) karena mereka membayar retribusi sewa GOR Seni Majapahit selama 15 hari, kami juga dapat retribusi parkir," jelasnya kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kampoeng Ramadhan Mojopahit di GOR Seni Majapahit menyuguhkan bazar UMKM dan kuliner viral yang melibatkan 130 pelaku UMKM. Kemudian pentas keseian Islami, pengajian akbar Nuzulur Quran, parade fashion anak dan dewasa, wahanan bermain anak, serta pentas religi bersama Cak Shodiq.

Beragam lomba seru juga digelar di Kampoeng Ramadhan Mojopahit. Yaitu lomba memasak, lomba tahfidz, lomba hadrah, lomba kreasi tari Islami, lomba mewarnai dan menggambar, pildacil, olimpiade mata pelajaran TK, SD dan SMP, serta lomba masak antar chef.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya menuturkan, lomba masak digelar 4 hari di Kampoeng Ramadhan Mojopahit, yakni 27 dan 28 Februari, serta 1 dan 14 Maret.

Suasana di Kampoeng Ramadhan Mojopahit di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto.Suasana di Kampoeng Ramadhan Mojopahit di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)

Setiap harinya, lomba masak diikuti 100 emak-emak yang digilir dari Kecamatan Magersari, Kranggan dan Prajurit Kulon. Total makanan yang mereka hasilkan mencapai 4.000 porsi. Ribuan porsi makanan tersebut lantas dibagikan kepada masyarakat di Pendapa Pemkot Mojokerto.

"Lomba ini gratis, peserta hanya membawa bumbu dan toping. Kami ingin memberi semangat kepada emak-emak untuk berbagi lewat masakan mereka," terangnya.

Pemenang dari lomba masak ini, lanjut Ani, bakal diikutkan dalam lomba melawan para chef dari SPPG, restoran dan hotel 14 Maret nanti. Sebab Pemkot Mojokerto mengundang para chef dari berbagai daerah untuk meramaikan perlombaan ini.

"Prinsipnya untuk menunjang pariwisata halal di Kota Mojokerto," ujarnya.

Kampoeng Ramadhan Mojopahit ini, tambah Ani, bagian dari program Wali Kota Mojokerto, yaitu One OPD One Event. Ia berharap event akbar selama 16 hari ini mampu mengundang ribuan wisatawan dari berbagai daerah.

"Harapan kami bisa meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga semakin banyak uang yang dibawa masuk ke Kota Mojokerto," tandasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads