Memasuki hari ke-10 di bulan suci Ramadhan, umat Islam diajak memperkuat ketakwaan dan memperdalam keimanan kepada Allah SWT. Setelah melalui sepertiga awal bulan sudi, doa Ramadhan hari ke-10 menjadi momentum untuk memperteguh hati agar senantiasa bersandar kepada-Nya dalam setiap urusan kehidupan.
Dalam doa hari ke-10 ini, kita memohon agar dijadikan termasuk golongan orang-orang yang bertawakal kepada Allah, meraih keberuntungan di sisi-Nya, serta menjadi hamba yang dekat dengan-Nya berkat limpahan kebaikan-Nya.
Doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan harapan tulus agar Ramadhan benar-benar membentuk pribadi yang lebih ikhlas, percaya penuh kepada ketentuan Allah, dan senantiasa berusaha mendekatkan diri kepada-Nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Ramadhan Hari ke-10
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيهِ مِنَ الْمُتَوَكِّلِينَ عَلَيْكَ، وَاجْعَلْنِي فِيهِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ لَدَيْكَ، وَاجْعَلْنِي فِيهِ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ إِلَيْكَ بِإِحْسَانِكَ يَا غَايَةَ الطَّالِبِينَ
Arab Latin: Allahummaj'anî fihi minal mutawakkilīna 'alayka, waj'alnî fihi minal fâizîna ladayka, waj'alnî fihi minal muqarrabīna ilayka, bi- ihsânika yâ Ghâyatath thâlibîn.
Artinya: Ya Allah, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang bertawakkal pada-Mu, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang beruntung di sisi-Mu, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang mendekatkan diri pada-Mu, dengan kebaikan-Mu wahai Tujuan orang-orang yang berharap.
Waktu Mustajab Membaca Doa Ramadhan
Doa merupakan bagian penting dari ibadah seorang muslim, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Dalam laman NU Online dijelaskan, Allah menjanjikan pengabulan doa bagi hamba‑Nya yang memohon dengan sungguh‑sungguh, sehingga bulan ini menjadi momen ideal untuk memperbanyak doa harian.
Apalagi, bulan Ramadhan juga disebut bulan yang mustajab untuk berdoa karena puasa yang dijalankan secara ikhlas membuat hati lebih tenang, khusyuk, dan lebih dekat kepada Allah. Beberapa waktu dianjurkan sebagai momen mustajab untuk membaca doa Ramadhan.
- Sepertiga malam terakhir (sebelum fajar), atau waktu sholat tahajud dan doa, saat Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan permohonan hamba‑Nya.
- Saat berbuka puasa (Magrib), sebab, doa orang yang berpuasa pada saat berbuka termasuk mustajab.
- Sahur atau sebelum fajar menjadi momen tenang sebelum imsak untuk berdoa dan bermohon ampun.
- Antara azan dan iqamah merupakan saat singkat sebelum sholat fardu yang dianjurkan untuk berdoa.
Meski demikian, doa harian tidak terikat pada jam tertentu dan bisa dibaca kapan saja sepanjang hari selama bulan Ramadhan. Yang terpenting adalah keikhlasan, khusyuk, dan konsistensi dalam berdoa.
(hil/irb)











































