Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk memanjatkan doa harian yang penuh makna. Setiap hari di bulan suci ini memiliki doa khusus yang berisi permohonan kepada Allah SWT, mulai dari harapan akan ampunan, rahmat, hingga petunjuk menuju jalan yang diridhai-Nya.
Doa Ramadhan hari ke-9 menjadi salah satu doa yang mengandung harapan besar agar seorang hamba memperoleh bagian dari rahmat Allah yang luas. Melalui doa ini, umat Islam memohon agar senantiasa dibimbing oleh cahaya petunjuk dan diarahkan menuju keridhaan Allah SWT.
Permohonan tersebut mencerminkan kerinduan seorang hamba untuk semakin dekat dengan Sang Pencipta, sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan selama menjalani ibadah puasa Ramadhan. Dengan membaca dan menghayati doa ini, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan dan cinta Allah SWT di bulan yang penuh kemuliaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Ramadhan Hari ke-9
اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِيْهِ نَصِيبًا مِنْ رَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةِ، وَاهْدِنِي فِيْهِ لِبَرَاهِيْنِكَ السَّاطِعَةِ، وَخُذْ بِنَاصِيَتِي إِلَى مَرْضَاتِكَ الْجَامِعَةِ، بِمَحَبَّتِكَ يَا أَمَلَ الْمُشْتَاقِينَ
Arab Latin: Allahummaj'alli fihi nashibam mir rahmatikal wâsi'ah, wadini fihi libarāhīnikas sathi'ah, wa khudz bināshiyatî ilā mardhātikal jami'ah, bimahabbatika ya Amalal musytâqîn.
Artinya: Ya Allah, berikan padaku di dalamnya bagian dari rahmat-Mu yang luas, bimbinglah daku di dalamnya dengan ilmu-Mu yang bercahaya, dan bimbinglah daku pada keridhaan-Mu yang sempurna dengan cinta-Mu wahai Dambaan orang-orang yang merindukan.
Waktu Mustajab Membaca Doa Ramadhan
Doa merupakan bagian penting dari ibadah seorang muslim, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Dalam laman NU Online dijelaskan, Allah menjanjikan pengabulan doa bagi hamba‑Nya yang memohon dengan sungguh‑sungguh, sehingga bulan ini menjadi momen ideal untuk memperbanyak doa harian.
Apalagi, bulan Ramadhan juga disebut bulan yang mustajab untuk berdoa karena puasa yang dijalankan secara ikhlas membuat hati lebih tenang, khusyuk, dan lebih dekat kepada Allah. Beberapa waktu dianjurkan sebagai momen mustajab untuk membaca doa Ramadhan.
- Sepertiga malam terakhir (sebelum fajar), atau waktu sholat tahajud dan doa, saat Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan permohonan hamba‑Nya.
- Saat berbuka puasa (Magrib), sebab, doa orang yang berpuasa pada saat berbuka termasuk mustajab.
- Sahur atau sebelum fajar menjadi momen tenang sebelum imsak untuk berdoa dan bermohon ampun.
- Antara azan dan iqamah merupakan saat singkat sebelum sholat fardu yang dianjurkan untuk berdoa.
Meski demikian, doa harian tidak terikat pada jam tertentu dan bisa dibaca kapan saja sepanjang hari selama bulan Ramadhan. Yang terpenting adalah keikhlasan, khusyuk, dan konsistensi dalam berdoa.
(hil/irb)











































