Doa Ramadhan Hari ke-8: Menebar Kasih dan Memuliakan Sesama

Doa Ramadhan Hari ke-8: Menebar Kasih dan Memuliakan Sesama

Irma Budiarti - detikJatim
Kamis, 26 Feb 2026 03:00 WIB
Doa Ramadhan Arab Latin dan Artinya.
Doa Ramadhan Arab Latin dan Artinya. Foto: ChatGPT
Surabaya -

Memasuki hari ke-8 Ramadhan, semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial semakin menemukan momentumnya. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih hati agar lebih peka terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Doa Ramadhan hari ke-8 mengajarkan untuk memohon kelembutan hati kepada anak-anak yatim, kelapangan rezeki untuk memberi makan, kebiasaan menebarkan salam, serta kesempatan bersahabat dengan orang-orang mulia.

Di dalamnya terkandung harapan agar setiap langkah kebaikan yang kita lakukan lahir dari ketulusan dan bermuara pada ridha Allah SWT. Berikut doa Ramadhan hari ke-8 lengkap Arab, Latin dan artinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Ramadhan Hari ke-8

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ رَحْمَةَ الْأَيْتَامِ، وَاطْعَامَ الطَّعَامِ، وَافْشَاءَ السَّلَامِ، وَصُحْبَةَ الْكِرَامِ، بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الْأَمِلِينَ

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Allâhummarzuqnî fihi rahmatal aytâm, wa ith'âmath tha'âm, wa ifsyâas salâm, wa shuhbatal kirâm, bithawlika ya Malja-al âmilīn.

Artinya: Ya Allah, karuniakan kepadaku di dalamnya rasa sayang kepada anak-anak yatim, kemampuan memberi makan, menebarkan salam dan berteman dengan orang-orang yang berakhlak mulia dengan kemurahan-Mu wahai tempat bersandar para pengharap.

Waktu Mustajab Membaca Doa Ramadhan

Doa merupakan bagian penting dari ibadah seorang muslim, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Dalam laman NU Online dijelaskan, Allah menjanjikan pengabulan doa bagi hamba‑Nya yang memohon dengan sungguh‑sungguh, sehingga bulan ini menjadi momen ideal untuk memperbanyak doa harian.

Apalagi, bulan Ramadhan juga disebut bulan yang mustajab untuk berdoa karena puasa yang dijalankan secara ikhlas membuat hati lebih tenang, khusyuk, dan lebih dekat kepada Allah. Beberapa waktu dianjurkan sebagai momen mustajab untuk membaca doa Ramadhan.

  • Sepertiga malam terakhir (sebelum fajar), atau waktu sholat tahajud dan doa, saat Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan permohonan hamba‑Nya.
  • Saat berbuka puasa (Magrib), sebab, doa orang yang berpuasa pada saat berbuka termasuk mustajab.
  • Sahur atau sebelum fajar menjadi momen tenang sebelum imsak untuk berdoa dan bermohon ampun.
  • Antara azan dan iqamah merupakan saat singkat sebelum sholat fardu yang dianjurkan untuk berdoa.

Meski demikian, doa harian tidak terikat pada jam tertentu dan bisa dibaca kapan saja sepanjang hari selama bulan Ramadhan. Yang terpenting adalah keikhlasan, khusyuk, dan konsistensi dalam berdoa.




(hil/irb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads