Tragedi Kandang Ayam di Malang Ambruk Timbun Pekerja, 2 Orang Tewas

Round-Up

Tragedi Kandang Ayam di Malang Ambruk Timbun Pekerja, 2 Orang Tewas

Denza Perdana - detikJatim
Rabu, 25 Feb 2026 10:15 WIB
Kandang ayam di Desa Wonosari, Malang ambruk menewaska 2 pekerja
Kandang ayam di Desa Wonosari, Malang ambruk menewaskan 2 pekerja. (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Pagi itu aktivitas di kandang ayam yang berada di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Malang mulanya berjalan normal. Namun, sekitar pukul 09.19 WIB, suasana mendadak mencekam saat pondasi belakang sisi utara bangunan permanen milik warga bernama Wawan itu tiba-tiba amblas.

Selasa (24/2/2026) pagi itu, gemeretak material bangunan sempat memberi peringatan bagi pekerja. Sejumlah orang termasuk Yanto, Yono, Woto, Yanuar, dan Roni sempat menyadari tanda-tanda kerusakan dan berusaha lari menyelamatkan diri.

Sayangnya, maut menjemput lebih cepat bagi rekan mereka yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan seluas 12x50 meter itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat kejadian, ada 7 pekerja. Tapi tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara lima lainnya tertimpa bangunan kandang," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang, Sadono Irawan, kepada wartawan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Dari lima pekerja yang tertimpa, dua orang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Mereka adalah Rian, warga Lumajang, dan Thomas, warga Kromengan, Malang. Sementara itu, tiga pekerja lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.

ADVERTISEMENT

Tak hanya menelan korban jiwa, musibah ini juga menyebabkan kerugian materiil yang masif. Bangunan kandang permanen tersebut hancur total, mengubur sekitar 25 ribu ekor ayam di bawah material beton dan kayu.

Hingga sore hari, tim gabungan dari BPBD, relawan, dan kepolisian masih berjibaku di lokasi yang dipenuhi bangkai ternak dan puing-puing.

"Tim yang berada di lokasi membantu proses evakuasi, dan mengevakuasi satu korban yang sempat tertimbun bangunan," kata Sadono.

Dugaan sementara, amblasnya pondasi dipicu oleh beban bangunan yang melebihi kapasitas atau overload. Pihak kepolisian pun sudah turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait penyebab pasti robohnya kandang raksasa tersebut.

"Untuk korban meninggal sudah kami evakuasi ke RSUD Kanjuruhan dan kami telah melakukan olah TKP," imbuh Kapolsek Wonosari AKP Mochamad Budiono saat dikonfirmasi terpisah.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads