Pekerja Migran Asal Banyuwangi Akhiri Hidup di Malaysia

Pekerja Migran Asal Banyuwangi Akhiri Hidup di Malaysia

Eka Rimawati - detikJatim
Senin, 23 Feb 2026 20:21 WIB
Jenazah PMI asal Banyuwangi yang tewas bunuh diri di Malaysia
Jenazah PMI asal Cluring Banyuwangi yang tewas bunuh diri di Malaysia (Foto: Dok. Istimewa)
Banyuwangi -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cluring Banyuwangi nekat mengakhiri hidupnya di Malaysia. Jenazah korban telah dikirim dan dimakamkan di kampung halamannya.

Korban berinisial NL (47). Ia berangkat ke negeri jiran lewat jalur resmi sejak tahun 2022. Korban diduga depresi karena selama 5 tahun tak diizinkan pulang ke Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena hal ini, korban kemudian mengalami tekanan mental lantas mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Hal ini didasarkan pada hasil penyelidikan yang dilakukan polisi Malaysia.

ADVERTISEMENT

"Kontrak kerja sudah selesai dan korban berencana pulang. Namun majikan tidak mengizinkan, sehingga korban mengalami depresi dan melakukan bunuh diri," ujar Kapolsek Cluring AKP Putu Ardana, Senin (23/6/2026).

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban kemudian dikirim ke Banyuwangi. Jenazah diketahui diantar dengan ambulans PMI Banyuwangi dan pendampingan dua petugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Jenazah Nurul diberangkatkan dari kargo Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Jenazah Nurul tiba di rumah duka pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 00.55 WIB kemarin.

Setibanya di rumah duka, keluarga dan warga sekitar telah menunggu untuk memberikan penghormatan terakhir dengan disaksikan Kepala Dusun Krajan Agus, Kepala Desa Tamanagung Suharto, Babinsa Tamanagung Serka Rino, serta jajaran Polsek Cluring.

Sekitar pukul 13.30 WIB, jenazah disalatkan di rumah duka sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads