Alasan sang juru kunci TPU Dusun Sumber Sari, Desa Giripurno, Kota Batu, menggeser nisan makam tanpa izin terungkap. Pelaku mengaku menggeser nisan makam untuk membuat akses jalan bagi para peziarah.
"Kalau katanya itu digeser nisannya untuk membuat jalan. Masalahnya di situ bagian kanan kirinya makam sudah ada akses jalan yang cukup," terang Kepala Dusun Sumber Sari Istiyah saat ditemui detikJatim, Senin (23/2/2026).
Istiyah sangat menyayangkan perbuatan yang dilakukan si juru kunci Nanto yang tiba-tiba menggeser nisan makam. Apalagi apa yang dilakukan Nanto tanpa meminta izin pada ahli waris dari makam-makam tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang mau membersihkan atau menggeser gitu harusnya izin atau berkomunikasi dengan perangkat desa dulu. Tidak bisa tiba-tiba geser seenaknya sendiri, kan kasian sama ahli warisnya," kata dia.
"Apalagi itu nisannya asal pindah kan membuat lokasi makamnya nanti gak sesuai. Apa yang dilakukan itu bikin kecewa warga. Makam itu kan satu-satunya tempat yang bisa didatangi bagi keluarga yang ditinggalkan," imbuhnya.
Istiyah mewakili pihak RT dan RW maupun perangkat dusun setempat, meminta maaf kepada warga atas kegaduhan yang telah terjadi. Ia meminta maaf, kejadian tersebut lewat dari pengawasannya.
Sebagai informasi, peristiwa ini viral setelah sebuah rekaman video amatir beredar di media sosial. Dalam video itu menunjukkan sejumlah makam ditemukan dalam kondisi berantakan.
Tak hanya itu, pada narasi video juga menyampaikan bahwa nisan sejumlah makam telah digeser paksa tanpa izin dari perangkat desa maupun ahli waris. Kurang lebih ada sebanyak 20 makam yang berantakan dan nisannya digeser.
(auh/hil)
