Menunggu waktu berbuka puasa biasanya identik dengan berburu takjil atau jalan-jalan sore. Namun, puluhan anak muda di Surabaya memilih cara berbeda untuk mengisi waktu ngabuburit.
Kegiatan membaca buku bersama sambil menunggu magrib itu dikemas dalam tajuk Ngabubookread. Penggeraknya adalah komunitas Surabaya Book Party.
Pantauan detikJatim, sekitar 40 peserta tampak asyik duduk dan membaca buku yang dibawa. Mereka larut dalam buku masing-masing, mulai dari novel fiksi, buku pengembangan diri, buku tema sejarah, politik, dan lainnya. Suasana hening terasa saat sesi silent reading berlangsung, hanya sesekali terdengar suara halaman dibalik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai membaca, para peserta saling berbagi cerita tentang buku yang mereka baca. Diskusi ringan pun mengalir. Keakraban semakin terasa karena sebagian peserta baru pertama kali bertemu.
Koordinator Surabaya Book Party, Rika Febrianti Putri, mengatakan bahwa Ngabubookread memang menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
"Ini agenda tahunan karena saat Ramadan, konsepnya ngabuburit sambil baca buku. Kita imbau bookmates atau peserta bawa makanan sendiri untuk berbuka," ujar Rika kepada detikJatim, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, tak hanya dari Surabaya, tetapi juga Sidoarjo, Malang, hingga Gresik.
"Siapa pun yang senggang dan sedang di Surabaya boleh datang, tidak ada pembatasan peserta," jelasnya.
Dalam setiap pertemuan, ada tiga kegiatan utama yang digelar. Mulai dari silent reading, sharing session, hingga gim dan talkshow yang dikemas dalam special activity. Pada pertemuan kali ini, peserta akan sekaligus berbuka puasa bersama.
Biasanya, Surabaya Book Party mengadakan kegiatan dua kali dalam sebulan, yakni pada minggu kedua dan keempat, umumnya pada hari Minggu pukul 09.00-12.00 WIB. Namun, selama Ramadan, jadwal disesuaikan dengan waktu berbuka puasa.
Rika pun berharap semakin banyak peserta yang bisa berpartisipasi dalam ngabuburit sambil baca buku selanjutnya.
"Akan ada kegiatan selanjutnya selain hari ini, harapannya semakin banyak pesertanya," pungkasnya.
(auh/hil)
