Keutamaan Tadarus Al Qur'an di Bulan Ramadhan

Keutamaan Tadarus Al Qur'an di Bulan Ramadhan

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Minggu, 22 Feb 2026 20:00 WIB
Tadarus Al-Quran semala bulan Ramadhan sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Temukan keutamaannya!
Ilustrasi membaca Al-Qur'an. Foto: iStock
Surabaya -

Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, salah satunya membaca Al-Qur'an atau tadarus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi yang menghidupkan suasana masjid dan rumah, tetapi membawa ketenangan serta meningkatkan kedekatan spiritual.

Tadarus Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan, terutama karena Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an, dan waktu terbaik untuk meraih pahala berlipat ganda. Lantas, apa saja keutamaan tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadhan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Tadarus?

Melansir dari laman Baznas, secara bahasa tadarus berasal dari kata darasa yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, dan mengambil pelajaran. Selain itu, dalam ilmu nahwu, kata tadarus termasuk dalam wazan tafaul yang berarti kegiatan yang dilakukan minimal dua orang atau lebih.

Secara istilah, tadarus bermakna kegiatan membaca dan memahami Al Qur'an secara bersama-sama dan diulang-ulang.

ADVERTISEMENT

Pada zaman Muhammad SAW, tadarus Al-Qur'an dilakukan dalam beragam bentuk. Sebagian umat membacanya hingga khatam, ada pula yang sekaligus menghafalkannya, serta ada yang mendalami makna dan kandungan ayat-ayat Al Qur'an.

Keutamaan Tadarus Al-Qur'an di Bulan Ramadhan

Tadarus Al-Qur'an menjadi salah satu amalan yang paling dianjurkan selama bulan Ramadhan. Membaca dan mengkaji Al-Qur'an di bulan suci diyakini menghadirkan pahala. Berikut sejumlah keutamaan tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadhan.

1. Bulan Ramadhan Bulan Al-Qur'an

Allah SWT menurunkan Al Qur'an pada bulan suci Ramadhan, sehingga menjadikannya momen yang sangat mulia untuk memperbanyak membaca kitab suci. Dalam Al-Baqarah ayat 185 dijelaskan: "Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi umat manusia..." (Al-Baqarah: 185)

Ayat tersebut menegaskan keistimewaan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, ketika Al Qur'an hadir sebagai pedoman hidup sekaligus rahmat bagi umat manusia. Oleh karena itu, membaca Al Qur'an selama Ramadhan memiliki keutamaan besar dan dapat memberikan beragam manfaat spiritual.

2. Mendapat Pahala Berlipat Ganda

Umat Islam yang melakukan tadarus Al-Qur'an secara rutin pada bulan Ramadhan akan mendapatkan kebaikan dan pahala berlipat ganda. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut. Rasulullah bersabda:

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Artinya: Dari Abdullah Ibnu Mas'ud, Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim (sebagai) satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mim satu huruf,". (HR At-Tirmidzi: 2835)

3. Mendapatkan Pertolongan di Hari Kiamat

Adapun keutamaan dari membaca Al-Qur'an adalah mendapatkan syafaat atau pertolongan pada hari kiamat. Al-Qur'an akan menjadi saksi kepada Allah untuk manusia yang rajin membacanya. Rasulullah SAW bersabda:

اقْرَأُوا القُرْآنَ فإنَّه يَأْتي يَومَ القِيامَةِ شَفِيعًا لأَصْحابِهِ

Artinya: Bacalah Al-Qur'an, sesungguhnya ia pada hari Kiamat akan datang memberi syafaat kepada pembacanya. (HR Muslim: 1337)

4. Memperoleh Ketenangan dan Dinaungi Malaikat

Dikutip dari buku "Tuntunan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya" oleh M Nielda dan R Syamsul B, keutamaan dari membaca Al Qur'an, yakni mendapat ketenangan dan dinaungi para malaikat. Hal tersebut sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Hurairah R.A sebagai berikut.

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ الله، يَتلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُوْنَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكينة، وغَشِيتْهُمُ الرَّحْمَةَ وَحَفَتُهُمُ الْمَلَائِكَةَ، وَذَكَرَهُمُ الله فيمَنْ عِنْدَهُ. رواه مسلم

Artinya: Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah di antara rumah-rumah Allah (masjid), kemudian mereka membaca kitab Allah (Al-Qur'an) dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun atas mereka sakinah (ketenangan) dan Allah meliputi mereka dengan rahmat, mereka akan dinaungi para malaikat, dan Allah akan membanggakan mereka di hadapan para malaikat. (HR Muslim)

5. Mendapat Jaminan Surga

Dilansir dari buku "Ramadhan Ensiklopedis" oleh Prof Dr Abdul Pirol dan Abdul Mutakabbir, orang yang senantiasa membaca Al-Qur'an akan mendapat jaminan surga dari Allah SWT. Hal tersebut sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis berikut.

أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "من قرأ القرآن واستظهره وحفظه أدخله الله الجنة وشفعه في عشرة من أهل بيته كلهم قد وجبت لهم النار

Artinya: Sesungguhnya Nabi SAW bersabda, barang siapa membaca Al-Qur'an, menampakkannya dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya ke surga dan memberikan syafaat sepuluh penghuni rumahnya sekaligus melindungi mereka dari neraka. (HR Ibnu Majah)

6. Diharamkan dari Sifat Dengki

Merujuk pada buku "Kitab Keutamaan" oleh Imam Abu Zakaria Yahya bin Syarif An-Nawawi, dijelaskan dalam suatu hadis bahwasanya muslim yang membaca Al-Qur'an akan diharamkan dari sifat dengki oleh Allah SWT. Hal tersebut tercantum dalam hadis berikut.

وعن ابن عمر رضي الله عنهما عن النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال لا حَسَدَ إلا في اثنتين رجُلٌ آتَاهُ اللَّه القُرآنَ فَهوَ يقومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّه مالا فهو يُنْفِقهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النهار متفق عليه. والآناء الساعات

Artinya: Dari Ibnu Umar r.a berkata bahwa Nabi SAW bersabda, "Tidak dihalalkan dengki itu, melainkan terhadap dua macam orang, yaitu orang yang diberi kepandaian oleh Allah SWT dalam hal Al-Qur'an, lalu ia berdiri dengan Al-Qur'an itu (membaca sambil memikirkan dan mengamalkannya) di waktu malam dan waktu siang, juga seorang yang dikaruniai oleh Allah akan harta lalu ia menafkahkannya di waktu malam dan siang untuk kebaikan,". (Muttafaq 'alaih)

7. Dihadiri Malaikat

Tadarus Al-Qur'an tidak sekedar membuat rumah menjadi damai dan tenang. Apabila seseorang rajin membaca Al-Qur'an, khususnya selama bulan Ramadhan, biasanya rumahnya akan dihadiri malaikat.

Penghuni rumah akan merasa bahwa rumahnya menjadi lebar dan luas. Selain itu, orang yang rajin Al-Qur'an akan dikelilingi para malaikat. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut. Rasulullah SAW bersabda:

عن عائشة رضي الله عنها قالتْ: قالَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : «الذي يقرَأُ القرآنَ وهو مَاهِرٌ به مع السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، والذي يقرَأُ القرآنَ ويَتَتَعْتَعُ فيه وهو عليه شَاقٌ لَهُ أجْرَانِ».

Artinya: Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, ia berkata, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Orang yang membaca Al-Qur'an dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan merasa kesulitan dalam membacanya, maka baginya dua pahala.




(hil/irb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads