Hujan dengan intensitas sedang-deras terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo Sabtu (21/2/2026) sore hingga malam atau mulai sekitar pukul 18.00 hingga pukul 23.30 WIB.
Hujan yang turun merata ini tidak hanya membuat sejumlah Kecamatan dilanda banjir. Namun, jalur pantura Probolinggo-Situbondo turut terdampak hingga harus diberlakukan sistem satu arus.
Diberlakukannya sistem satu arus ini lantaran sungai kertosono meluap hingga membuat jalur pantura sisi selatan tepatnya di jalan masuk Dusun Kapuran, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, dilanda banjir.
Bahkan, ketinggian air hampir menutupi median jalan. Selain itu, akibat luapan Sungai Kertosono ini juga membuat ratusan rumah serta toko di pinggir jalur pantura, Kecamatan Kraksaan turut dilanda banjir.
Hingga kini, meski diberlakukan satu arus, situasi arus lalulintas di jalur pantura masih tersendat. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Probolinggo dan Polsek Kraksaan juga sudah siaga mengatur arus lalulintas.
"Diberlakukan satu arus sejak pukul 22.00 WIB karena memang luapan air sangat besar. Bahkan sisi selatan jalan sudah menutupi median jalan," kata anggota Polsek Kraksaan Brigpol Fikas Cahya Ramadhan, Minggu (22/2/2026).
Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, pihaknya masih melakukan evakuasi di beberapa titik yang dilaporkan dilanda banjir.
"Sementara masih dalam pendataan di berbagai titik yang dilanda banjir dan alhamdulillah belum ada laporan untuk korban jiwa. Untuk selengkapnya nanti akan kami sampaikan setelah pendataan selesai," ujar Oemar.
Simak Video "Video Sejumlah Rumah di Probolinggo Masih Terendam Banjir"
(auh/hil)