Trate Takjil Market (TTM) Vol-04 kembali hadir sebagai surga kuliner Ramadan bagi warga Gresik. Selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, kawasan Jalan KH Abdul Karim, Kelurahan Trate, dipadati beragam sajian takjil hingga produk olahan khas UMKM lokal.
TTM Vol-04 resmi dibuka bersamaan dengan peresmian pusat UMKM Trate Rasa, Kamis (19/2), bertepatan dengan awal Ramadan tahun ini.
Pasar takjil yang telah menjadi ikon tahunan Kelurahan Trate tersebut digelar setiap sore menjelang waktu berbuka puasa. Kehadirannya kembali menjadi magnet masyarakat untuk berburu menu berbuka sekaligus mendukung produk lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aneka jajanan tradisional, minuman segar, hingga olahan kreatif khas warga Trate tersaji lengkap dalam satu kawasan yang ramai namun tetap tertata.
Lurah Trate, Ruli Budiman, mengatakan TTM bukan sekadar pusat kuliner musiman, melainkan ruang promosi strategis bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersama para pelaku UMKM setempat.
"Ini bentuk pengembangan potensi warga Trate agar produk mereka bisa dipromosikan dan masuk pasar Gresik. Tahun ini ada sekitar 130 UMKM yang ikut dalam Trate Takjil Market," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, panitia mengedepankan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS. Selain itu, hadir pula inovasi penukaran minyak goreng bekas sebanyak 1,5 liter yang dikelola Ecobank. Minyak jelantah tersebut dapat ditukar dengan produk takjil di TTM.
Program TTM dan Trate Rasa mendapat apresiasi dari Camat Gresik, Jalesvie Triyatmoko. Ia menilai dua program unggulan Kelurahan Trate itu menjadi contoh kolaborasi ideal antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan sektor korporasi.
"TTM bukan sekadar pasar takjil, melainkan ruang hidup ekonomi rakyat yang tumbuh dari semangat kebersamaan Ramadan. Trate Rasa juga bisa menjadi ruang bagi UMKM untuk memasarkan produknya. Harapannya, ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan atau desa lain," tandasnya.
Apresiasi serupa disampaikan Anggota DPRD Gresik, Elvita Yuliati. Ia berharap TTM dapat konsisten digelar setiap tahun karena terbukti berdampak pada geliat UMKM selama Ramadan. Pihaknya pun siap memberikan dukungan agar kegiatan tersebut terus berkembang.
(auh/hil)











































