Nenek Stroke Tewas Saat Rumah di Bojonegoro Terbakar gegara Obat Nyamuk

Nenek Stroke Tewas Saat Rumah di Bojonegoro Terbakar gegara Obat Nyamuk

Ainur Rofiq - detikJatim
Sabtu, 21 Feb 2026 12:37 WIB
Kebakaran di Bojonegoro
Kebakaran di Bojonegoro/Foto: Istimewa
Bojonegoro -

Duka menyelimuti warga Dusun Gumelem, Desa Bogangin, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (21/2/2026). Seorang nenek yang tengah sakit stroke meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang melanda rumah keluarga Iswanto (60).

Korban tewas diketahui bernama Sri Wahyuning Indriani. Saat kebakaran terjadi sekitar pukul 04.45 WIB, korban berada di dalam kamar dalam kondisi sakit stroke sehingga tidak mampu menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima petugas Pos Damkar Sumberrejo pukul 05.28 WIB. Tiga personel damkar langsung menuju lokasi pukul 05.31 WIB dengan satu unit armada Firedome 16 dan tiba di tempat kejadian.

Petugas berupaya memadamkan api. Namun, nyawa korban tidak tertolong, meski sembilan penghuni rumah lainnya berhasil diselamatkan.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya satu korban dalam kejadian ini. Petugas sudah berupaya maksimal melakukan pemadaman dan penyelamatan setibanya di lokasi," ujar Siswoyo, Sabtu (21/2/2026).

Siswoyo menjelaskan, kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang menyebabkan api cepat merambat ke ruang tamu dan satu kamar tidur.

"Sekitar 25 persen bangunan rumah berukuran 10x30 meter itu terdampak kebakaran," imbuhnya.

Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta. Meski demikian, sejumlah aset berhasil diselamatkan, di antaranya dua unit mobil dan lima freezer daging senilai sekitar Rp 400 juta.

Selain itu, rumah milik tetangga bernama Gatot beserta isinya dengan nilai sekitar Rp 250 juta juga berhasil diamankan dari perambatan api.

Dalam proses penanganan, petugas damkar dibantu warga, petugas Polsek dan Koramil Sumberrejo, serta perangkat desa setempat.

"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan obat nyamuk bakar," pungkas Siswoyo.

Hingga siang hari, warga sekitar masih terus berdatangan untuk bertakziah dan mengikuti prosesi pemakaman korban di TPU setempat.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads