Selama libur panjang Imlek, lebih dari 215 ribu orang bepergian menggunakan kereta api dari dan menuju stasiun-stasiun di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Data tersebut tercatat pada periode 13-17 Februari 2026.
"Berdasarkan data penumpang selama libur panjang Imlek, sebanyak 109.226 penumpang berangkat dan 105.950 penumpang tiba. Maka, total keberangkatan dan tiba sebanyak 215.176," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, Kamis (18/2/2026).
Mahendro merinci, stasiun dengan volume pelanggan tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Surabaya Gubeng dengan total 33.414 pelanggan berangkat dan 31.128 pelanggan tiba. Selanjutnya, Stasiun Surabaya Pasarturi melayani 31.038 pelanggan berangkat dan 31.027 pelanggan tiba, disusul Stasiun Malang dengan 19.701 pelanggan berangkat dan 18.065 pelanggan tiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puncak arus keberangkatan terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan total 25.728 pelanggan naik. Sementara puncak arus kedatangan tercatat pada Selasa, 17 Februari 2026, sebanyak 22.971 pelanggan turun.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan libur Imlek kepada KAI. Tingginya volume penumpang ini menjadi bukti bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat karena menawarkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan," ujar Mahendro.
Ia menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya terus memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan optimal melalui peningkatan pengawasan operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelayanan prima di stasiun maupun di atas kereta.
"Momentum libur panjang ini kami manfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya.
