Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan Arab dan Artinya

Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan Arab dan Artinya

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Selasa, 17 Feb 2026 03:00 WIB
niat mandi sunah jelang puasa Ramadhan, bagaimana hukumnya?
Ilustrasi mandi sunah jelang puasa Ramadhan. Foto: iStock
Surabaya -

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam kerap melakukan berbagai persiapan, baik secara lahir maupun batin. Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah mandi sebelum memasuki hari pertama puasa, yang diyakini sebagai bentuk penyucian diri.

Namun, masih banyak yang bertanya-tanya mengenai hukum mandi jelang Ramadhan, apakah termasuk amalan sunah atau justru wajib dilakukan. Berikut niat dan tata cara mandi jelang puasa Ramadhan, lengkap dengan hukum dan anjurannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Niat Mandi Jelang Puasa Ramadhan

Dikutip dari buku "Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa, dan Dzikir" yang ditulis Zakaria R Rachman, berikut niat mandi jelang puasa Ramadhan yang bisa dilafalkan umat muslim.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِفَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ للهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Nawaitul gusla li fardhi sahri romadhona lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat mandi hadas besar untuk menjalankan puasa Ramadhan karena Allah Ta'ala.

Tata Cara Mandi Jelang Puasa Ramadhan

Pada dasarnya, pengerjaan mandi sunah sama dengan mandi wajib. Mulai dari membaca niat hingga mengalirkan air ke seluruh anggota tubuh.

Tata cara mandi tersebut sudah cukup untuk mengangkat hadas besar. Apabila ingin menyempurnakan dengan mengikuti sunah Rasulullah, berikut tata caranya.

  • Mencuci kedua telapak tangan sebanyak 3 kali sebelum mandi.
  • Membasuh kemaluan.
  • Berwudu.
  • Mengguyur air ke kepala sebanyak tiga kali sambil memasukkan air dengan jari-jari ke sela-sela rambut sehingga membasahi kulit kepala
  • Mengguyur air ke seluruh tubuh mulai dari sisi kanan, kemudian sisi kiri sambil menggosok-gosok bagian yang sulit dimasuki air seperti telinga, pusar, bawah lengan, sela-sela jari kaki, hingga lekukan tubuh lainnya.

Hukum Mandi Jelang Puasa Ramadhan

Dilansir dari laman NU Online, mandi wajib tidak menjadi kewajiban saat menjelang Ramadhan. Hal ini karena mandi wajib hanya diwajibkan bagi seseorang yang berada dalam keadaan hadas besar ketika hendak menjalankan ibadah tertentu, seperti sholat lima waktu dan tawaf, sedangkan puasa tidak termasuk.

Bahkan, seseorang yang pada malam hari berada dalam keadaan hadas junub, baik karena mimpi basah maupun setelah berhubungan suami istri, dan tidak mandi wajib hingga sebelum waktu imsak, puasanya tetap sah.

Selama rukun dan syarat puasa terpenuhi, ibadah puasa Ramadhan yang dijalani pada siang hari tidak batal. Seperti dijelaskan dalam kitab al-Mausu'atul Fiqhiyyah (16/55) berikut ini.

يَصِحُّ مِنْ الْجُنُبِ أَدَاءُ الصَّوْمِ بِأَنْ يُصْبِحَ صَائِمًا قَبْل أَنْ يَغْتَسِل. فَإِنَّ عَائِشَةَ وَأُمَّ سَلَمَةَ قَالَتَا : نَشْهَدُ عَلَى رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أِنْ كَانَ لِيُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ غَيْرِ احْتِلاَمٍ ثُمَّ يَغْتَسِل ثُمَّ يَصُومُ.

Artinya: Orang yang memiliki hadas junub (hadas besar), sah melaksanakan puasa meski ia belum sempat mandi besar sampai pagi puasa. Siti 'Aisyah dan Ummu Salamah pernah berkata, 'Kami melihat Nabi Muhammad saw pagi-pagi masih memilki hadas junub yang bukan karena mimpi basah, lalu beliau mandi besar dan tetap melaksanakan puasa.

Anjuran Mandi di Bulan Ramadhan

Umat Islam dianjurkan mandi saat bulan Ramadhan. Anjuran tersebut bukanlah mandi wajib, melainkan mandi sunah yang dianjurkan dilakukan pada setiap malam bulan Ramadhan. Dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81) disebutkan sebagai berikut.

و بقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة...ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك

Artinya: Dan sisa mandi-mandi yang disunahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya. Di antaranya adalah membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah,... dan setiap malam di bulan Ramadhan. Imam Al-Adzra'i hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjemaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu.

Itulah penjelasan mengenai sunah atau wajib mandi wajib jelang bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat!




(hil/irb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads