Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu pagi (14/2/2026). Letusan terjadi pada pukul 06.27 WIB dan berupa awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 6 kilometer ke arah tenggara, tepatnya menuju kawasan Besuk Kobokan.
Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho membenarkan terjadinya erupsi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gunung Semeru mengeluarkan awan panas sejauh 6 kilometer," ujar Isnugroho kepada detikjatim, Sabtu (14/2/2026).
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak. Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya lanjutan.
Selain itu, warga juga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya awan panas susulan, guguran lava, serta banjir lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak," pungkas Isnugroho.
(ihc/dpe)
