17 Desa di Jember Terendam Banjir, 3.944 KK Terdampak

17 Desa di Jember Terendam Banjir, 3.944 KK Terdampak

Yakub Mulyono - detikJatim
Jumat, 13 Feb 2026 16:37 WIB
Banjir di Jember
Banjir di Jember/Foto: Yakub Mulyono/detikJatim
Jember -

BPBD Jember telah melakukan pendataan terhadap dampak hujan deras yang telah mengguyur Jember mulai Kamis (12/2) hingga Jumat (13/2) dini hari. Sebanyak 17 desa di delapan kecamatan, terendam banjir

"Banjir melanda delapan kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, Jumat (13/2/2026).

Hujan deras yang terjadi selama beberapa jam pada Kamis menyebabkan debit air di sejumlah sungai di beberapa kecamatan meningkat. Yakni Sungai Dinoyo, Sungai Kaliputih, Sungai Kaliklepuh, Kalijompo, Sungai Rembangan, Sungai Bedadung, Sungai Karangbayat, dan Sungai Gondangdia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada Kamis malam pukul 19.00 WIB air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian 30 centimeter hingga dua meter, kemudian menggenangi akses jalan, merobohkan jembatan dan lalu lintas mengalami kemacetan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Banjir melanda Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, dan Kecamatan Balung dengan total warga yang terdampak sebanyak 3.944 KK dan infrastruktur yang terdampak yakni tiga jembatan dan satu pondok pesantren.

"Jembatan putus akibat diterjang banjir bandang yang cukup deras di Desa Suci, Kecamatan Panti, dan juga di jembatan Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, sehingga akses warga terganggu akibat bencana tersebut," paparnya.

Edi menambahkan, banjir yang terparah terjadi di Kecamatan Rambipuji dan tingginya lebih dari satu meter. Hal itu mengakibatkan sebanyak 299 warga mengungsi di beberapa titik yang aman dari banjir.

"Ratusan warga itu mengungsi di rumah Ustaz Nurul di Dusun Krajan sebanyak 60 jiwa, kemudian rumah Umar Garuda Kidul Pasar sebanyak 75 jiwa, Masjid Nurul Iman di Curah Ancar sebanyak 150 jiwa, dan di Balai Desa Rambipuji sebanyak 14 jiwa," tambahnya.

Hingga saat ini, kata dia, pihak BPBD Jember terus melakukan pembersihan luapan banjir di Kampung Ledok Jember Kidul yang merupakan rumah mantan Bupati Jember Hendy Siswanto. Kemudian melakukan penanganan di Kecamatan Kaliwates, mengevakuasi warga dan distribusi bantuan logistik untuk dapur mandiri di Kecamatan Rambipuji, dan penanganan di Kecamatan Ajung.

"Hari ini penanganan bencana masih terus dilakukan BPBD Jember dan beberapa rekomendasi penanganan diteruskan ke perangkat daerah terkait," tandasnya.

Sebagai informasi, 17 desa yang terendam banjir itu adalah Desa Suci, Desa Jubung, Desa Rambigundam, Desa Rambipuji, Desa Curahmalang, Desa Nogosari, Desa Kaliwining, Desa Gugut, Desa Gambiran, Kelurahan Jember Kidul, Kelurahan Tegal Besar, Kelurahan Kepatihan, Kelurahan Mangli, Desa Petung, Desa Sukorejo, Desa Ajung dan Desa Balung.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads