Pasutri Profesor Ini Kompak Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unair

Pasutri Profesor Ini Kompak Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unair

Anastasia Trifena - detikJatim
Jumat, 13 Feb 2026 22:00 WIB
Pengukuhan guru besar Unair
Pengukuhan guru besar Unair/Foto: Istimewa
Jakarta -

Prosesi pengukuhan guru besar di Universitas Airlangga (Unair) pada Kamis (12/2/2026) menghadirkan kisah yang tak biasa. Dua di antara lima profesor yang dikukuhkan merupakan pasangan suami istri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Mereka adalah Prof Dr Unggul Heriqbaldi dan Prof Dian Ekowati yang sama-sama meraih gelar guru besar pada prosesi pengukuhan yang diselenggarakan di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen, Kampus MERR-C Unair tersebut.

Prof Unggul Heriqbaldi merupakan pakar Ilmu Ekonomi Perdagangan dan Moneter Internasional. Sementara Prof Dian Ekowati menekuni dan mengembangkan keilmuan Studi Keorganisasian. Dua bidang berbeda yang sama-sama berperan dalam memahami arah pembangunan ekonomi dan kelembagaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesamaan langkah mereka ternyata sudah terbangun sejak masa pendidikan. Keduanya pernah menempuh pendidikan di Negeri Kanguru, Australia.

ADVERTISEMENT

Prof Unggul Heriqbaldi menyelesaikan Postgraduate Diploma in Economics di University of Melbourne pada 2001, kemudian menamatkan Master of Applied Economics di Monash University pada 2002. Sementara itu, Prof Dian Ekowati juga menempuh studi Master of Applied Commerce in Organizational Change di University of Melbourne dan lulus tahun 2002.

Perjalanan akademik pasangan tersebut menjadi cerminan bahwa pengabdian pada ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring dengan perjalanan kehidupan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Rektor Unair, Prof Dr Muhammad Madyan menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui penguatan keilmuan lintas disiplin.

"Unair berfungsi sebagai navigator pembangunan berkelanjutan. Menjadi katalis inovasi obat tradisional berbasis bukti, fasilitator praktik kesehatan yang aman, motor transformasi ekonomi berbasis ekonomi, serta laboratorium pengembangan keunggulan organisasi melalui kolaborasi intelektual," ujarnya.

Ia menambahkan, pengukuhan guru besar menjadi penegasan peran Unair dalam menjembatani riset, kebijakan, dan praktik nyata di tengah masyarakat guna mendorong kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Adapun tiga guru besar lainnya yang ikut serta dikukuhkan pada sidang tersebut yakni Prof Dr Lutfi Agus Salim dengan bidang ilmu Demografi dan Kependudukan dalam Kesehatan Masyarakat, Prof Dr Sugiharto dengan bidang ilmu Toxicology, Aktivitas Enzim Antioksidan Endogen Hewan Coba, dan Prof Dr apt Yunita Nita dengan bidang ilmu Farmasi Praktis.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads