Wasiat Pilu Ibu Buang Bayi Perempuan di Teras Warga Jember

Round Up

Wasiat Pilu Ibu Buang Bayi Perempuan di Teras Warga Jember

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 12 Feb 2026 11:00 WIB
Surat wasiat yang ditemukan bersama bayi perempuan yang diduga dibuang di Jember.
Surat wasiat yang ditemukan bersama bayi perempuan yang diduga dibuang di Jember.(Foto: Istimewa)
Jember -

Warga Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, dikejutkan dengan penemuan bayi perempuan di dalam kardus yang diletakkan di teras rumah warga pada dini hari. Bayi tersebut ditemukan bersama selembar surat wasiat yang diduga ditulis oleh ibu kandungnya.

Peristiwa ini langsung mengundang perhatian warga sekitar dan aparat kepolisian, terlebih bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih sangat muda dan ditinggalkan di permukiman padat penduduk.

Penemuan bayi pertama kali diketahui oleh Rosyid, warga setempat, yang baru pulang dari warung kopi sekitar pukul 01.52 WIB. Saat melintas di kawasan tersebut, Rosyid mendengar suara tangisan bayi yang terdengar sebanyak dua kali dan berasal dari arah teras rumah warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu saya datangi suara tangisan itu, ternyata di rumah Pak Slamet Budi. Lalu saya laporkan ke Pak RW, kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian," katanya, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah dilaporkan, warga bersama perangkat lingkungan setempat segera melakukan pengecekan dan memastikan adanya bayi perempuan di dalam kardus. Saat ditemukan, bayi tersebut dalam kondisi diselimuti kain dan diletakkan rapi di teras rumah.

Meski diduga sengaja dibuang, kondisi bayi diketahui relatif baik. Bayi tampak bersih, mengenakan popok, serta tali pusarnya sudah terpotong rapi dan dibalut kain kasa.

"Kondisi bayi bersih, juga kelihatan sehat," ujarnya.

Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kanit PPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut dalam kondisi sehat dan diduga baru saja dilahirkan.

"Kami menduga bayi itu baru dilahirkan. Serta di dalam kardus tempat bayi itu, ada selembar kertas bertuliskan surat wasiat dari ibu biologisnya," ungkapnya.

Usai dilakukan pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut langsung dibawa ke RSUD dr Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Polisi memastikan perawatan tetap diberikan meskipun kondisi bayi dinyatakan sehat.

"Meski bayi dalam kondisi sehat, tetap harus menjalani perawatan. Untuk sementara kita lakukan penyelidikan pelaku pembuang bayi itu," tandasnya.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang pengendara sepeda motor berhenti di depan rumah warga pada waktu kejadian. Salah satu orang kemudian turun dari motor dan meletakkan sebuah benda di teras rumah sebelum kembali pergi meninggalkan lokasi.

Belakangan diketahui, benda yang ditinggalkan tersebut adalah kardus berisi bayi perempuan yang kini tengah dalam perawatan dan menjadi fokus penyelidikan kepolisian.

Surat tersebut berisi identitas sang bayi dan pesan dari sang ibu:

"Hallo Orang Baik kenalin nama aku CLARA ELLIERA aku lahir tanggal Rabu 11 Feb 2026. Maafkan papa mama aku karena merepotkanmu mereka janji akan mencari aku... oh iya, kalau aku sudah besar... Tolong pakaikan jepit mama aku di rambut," demikian tulis sang pembuang bayi di suratnya.

Selain surat, orang tua bayi juga menyertakan sebuah jepit rambut yang diminta untuk dipasangkan kepada sang bayi saat ia tumbuh besar nanti.

"Oh iya, kalau aku sudah besar....

Tolong pakaikan jepit mama aku di rambutku," tulis sang pembuang bayi di isi terakhir surat tersebut.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Buru Pembuang Bayi di KA Sancaka, Polisi Telusuri Rekaman CCTV Daop Jogja"
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads