Bulan suci Ramadhan akan segera tiba, membuka kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berdasarkan kalender Hijriah yang disusun Kementerian Agama, awal Ramadhan jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026, namun masih menunggu hasil sidang isbat.
Menjelang bulan penuh ampunan ini, banyak umat Islam mulai mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar dapat menjalani ibadah dengan lebih khusyuk. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak doa.
7 Doa Menyambut Ramadhan
Berikut tujuh doa menyambut Ramadhan yang bisa diamalkan umat Islam, lengkap sebagai pengingat untuk menyambut bulan mulia dengan hati yang bersih dan penuh keimanan.
1. Doa Menyambut Ramadhan
Doa ini bisa dipanjatkan ketika menyambut bulan Ramadhan. Salah satu hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik menjelaskan terdapat doa yang dibaca Nabi Muhammad ketika memasuki bulan Rajab, Syaban, dan Ramadhan.
Dalam hadis tersebut, Anas bin Malik menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW sering berdoa, "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan. (HR Ahmad)
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Arab Latin: Allahumma barik lana fi Rajab wa Sya'ban, wa ballighna Ramadhan.
Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.
2. Doa Melihat Hilal Ramadhan
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ
Arab Latin: Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah. Hilalu rusydin wa khairin
Artinya: Ya Allah, perlihatkanlah hilal itu kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, hilal petunjuk dan kebaikan. (Dinukil dari Kitab Riyadhus Shalihin)
3. Doa Awal Ramadhan Sesuai Sunah
Salah satu doa yang bisa dilafalkan ketika menyambut bulan suci Ramadhan, yakni doa yang diriwayatkan Ubadah bin ash-Shamith RA. Doa ini diajarkan kepada para sahabat Nabi Muhammad SAW.
أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا
Arab Latin: Allahumma salimni min ramadhana wa sallim ramadhana li wa tasallamhu minni mutaqabbalan
Artinya: Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat menuju bulan) Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku (di bulan) Ramadhan.
Doa di atas bermakna permohonan kepada Allah SWT supaya diberi kesempatan untuk menjalankan bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan dan diterima segala amal ibadah yang dikerjakan selama bulan pemuh ampunan ini.
4. Doa Saat Memasuki Malam Pertama Ramadhan
Imam Ja'Far Shadiq menjelaskan bahwa saat memasuki malam pertama Ramadhan, Rasulullah SAW membaca doa berikut.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ إِنَّهُ قَدْ دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَان اللَّهُمَّ رَبَّ شَهْرِ رَمَضَانَ الَّذِي أَنْزَلْتَ فِيْهِ الْقُرْآنَ وَ جَعَلْتَهُ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ اللَّهُمَّ فَبَارِكْ لَنَا شَهْرٍ رَمَضَانَ وَ أَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ ه وَ صَلَوَاتِهِ وَ تَقَبَّلْهُ مِنَّا
Arab Latin: Allâhumma shalli alâ Muhammadin wa âli Muhammad. Allâhumma innahu qad dakhala syahru ramadhân(a) Allâhumma rabba syahri ramadhânal-ladzi anzalta fibil-qur'ân(a) Allâhumma rabba syahri ramadhanal-ladzi anzalta fihil-qur'ân(a) Wa ja'altahu bayyinâtin minal-huda wal-furqan(i). Allâhumma fabárik laná fi syahri ramadhana wa a'inna 'ala shiyamihi wa shalawatihi wa taqabbalhu minna.
Artinya: Ya Allah, sampaikan salawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, sungguh bulan Ramadhan telah tiba. Ya Allah, Tuhan Pemilik bulan Ramadhan, yang di dalamnya Engkau turunkan Alquran. Dan menjadikannya sebagai penjelas antara petunjuk dan pembeda. Ya Allah, berkatilah kami di bulan Ramadhan, bantulah kami dalam menunaikan puasanya dan salat serta terimalah amalan-amalan kami di dalamnya.
5. Doa Memohon Perlindungan Saat Bulan Ramadhan
Melansir Nahdlatul Ulama (NU) Online, Syaikh Ibnu Hajar al-Haitami memasukkan doa dalam kitab Ithafu Ahlil Islam bin Khushushiyyatish Shiyam sebagai berikut.
اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ
Arab Latin: Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil 'azhīmi. Allāhumma innī as'aluka khaira hādzas syahri, wa a'ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.
Artinya: Allah maha besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar.
6. Doa Memohon Kekuatan Selama Bulan Ramadhan
Dikutip dari laman NU Jombang, Imam Abdul Aziz bin Abi Rawad adalah seorang ahli hadis, ibadah, dan imam Masjidil Haram. Ia membuat doa untuk menyambut Ramadhan sebagai berikut.
عن عبد العزيز بن أبي رواد قال: كان المسلمون يدعون عند حضرة شهر رمضان: اللّٰهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا واحْتِسَابًا، وَارْزُقَنِي فِيْهِ الْجَدَّ وَالْإِجْتِهَادَ والقُوَّةَ والنَّشَاطَ، وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السّآمَةِ وَالفَتْرَةِ وَالكَسَلِ والنُّعَاسِ, وَوَفِّقْنِي فيه لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ وَاجْعَلهَا خَيْرًا مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: Dari Abdul Aziz bin Abi Rawad, ia berkata: '(Kaum) muslimin berdoa saat bulan Ramadhan hadir: Allahumma adhalla syahru ramadhâna wa hadlara, fa sallimhu lî wa sallimnî fîhi wa tasallamhu minnî. Allahummarzuqnî shiyâmahu wa qiyâmahu shabran wahtisâban, warzuqnî fîhil jadda wal ijtihâda wal quwwata wan nasyâtha, wa a'idznî fîhi minassâmati wal fatrati wal kasali wan na'âsi, wawaffiqnî fîhi li lailatil qadri waj'alhâ khairan min alfi syahrin.
Ya Allah, bulan Ramadhan sudah membayangi dan datang. Maka, sampaikanlah (bulan) Ramadhan kepadaku, dan sampaikanlah aku (dengan selamat) ke dalamnya, dan terimalah (amal-amal)ku (di bulan) Ramadhan. Ya Allah, karuniailah aku kesabaran dan (niat tulus) mengharap (pahala dan ridha-Mu) atas puasa (Ramadhan)ku dan (qiyamul lail)ku. (Ya Allah), karuniailah aku dalam (bulan) Ramadhan kesungguhan hati, ketekunan, kekuatan, dan vitalitas. (Ya Allah), lindulingah aku dalam (bulan) Ramadhan dari kebosanan, lemah lesu, kemalasan, dan lemas/(banyaknya kantuk). (Ya Allah), sukseskanlah aku dalam (mendapatkan) lailatul qadar di (bulan) Ramadhan (ini), dan jadikanlah (pahala atau kebaikan)nya (lebih) baik dari seribu bulan." (Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani, Kitâb al-Du'â', 2007, hlm. 312)
7. Doa Menyambut Bulan Penuh Kebaikan
Ada pula doa menyambut Ramadhan yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Doa ini dipanjatkan Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Berikut doanya.
هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا
Arab Latin: Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā'a bi syahri kadzā.
Artinya: Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini. (HR Abu Dawud).
Itulah deretan doa menyambut Ramadhan yang bisa diamalkan untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan suci. Dengan memanjatkan doa, umat Muslim berharap diberi kesehatan, kelancaran ibadah, serta kesempatan meraih keberkahan dan ampunan di bulan penuh rahmat.
Simak Video "Video Prabowo Minta Jajarannya Cegah Harga Bahan Pokok Melonjak Saat Ramadan"
(hil/irb)