Cara Naik ke Penanjakan 1 untuk Lihat Sunrise di Bromo

Cara Naik ke Penanjakan 1 untuk Lihat Sunrise di Bromo

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Minggu, 08 Feb 2026 21:00 WIB
Wisatawan mengabadikan gambar matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (1/1/2026). Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dikunjungi wisatawan yang sengaja datang untuk menyaksikan matahari terbit pertama di tahun 2026. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Wisata Bromo. Foto: ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Malang -

Kalau ngomongin Bromo, banyak traveler pasti langsung kebayang momen golden sunrise yang ikonik banget. Nah, salah satu spot paling favorit buat menikmati pemandangan itu adalah Penanjakan 1. Ini adalah titik tertinggi di kawasan Gunung Pananjakan yang terkenal dengan view sunrise yang spektakuler.

Supaya perjalanan ke sini nggak ribet dan tetap nyaman, penting banget buat tahu gambaran lokasi, jalur yang bisa dilewati, sampai perkiraan waktu berangkat. Yuk simak selengkapnya detikers!

Sekilas tentang Penanjakan 1

Dilansir dari berbagai sumber, Penanjakan 1 berada di ketinggian sekitar 2.770-2.774 mdpl di wilayah Wonokitri, Pasuruan. Ini adalah titik tertinggi di Gunung Pananjakan, sekaligus spot paling populer buat menikmati panorama sunrise Bromo dengan view gunung-gunung eksotis di sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari titik ini, kamu bisa melihat lanskap pegunungan Bromo lengkap dengan lautan kabut yang sering muncul di pagi hari. Nggak heran kalau banyak foto sunrise Bromo yang viral di media sosial ternyata diambil dari Penanjakan 1.

ADVERTISEMENT

Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Pergi?

Area ini memang ramai, apalagi saat musim liburan atau akhir pekan. Fasilitas di sekitar area cukup lengkap. Ada toilet, musala, warung kopi hangat, sampai penyewaan jaket, tikar, dan selimut buat menghangatkan badan.

Suhu subuh di sini bisa turun sampai 3-5 derajat Celsius, jadi wajib pakai pakaian hangat. Area parkir juga tersedia, meski sering padat karena banyaknya kendaraan jeep dan motor yang datang bersamaan.

Jalur Menuju Penanjakan 1

Ada beberapa jalur yang biasa dipakai traveler, tergantung dari mana kamu berangkat. Berikut beberapa jalur menuju Penanjakan 1 Bromo.

  • Rute dari Malang Melalui Tumpang - Ngadas - Lautan Pasir - Puncak Penanjakan
  • Rute dari Probolinggo melalui Cemara Lawang Sukapura - Lautan Pasir - Puncak Penanjakan.
  • Rute dari Pasuruan melalui Tosari - Purwodadi - Puncak Penanjakan.

Meskipun begitu, ada rute populer yang bisa diakses dari Malang. Berikut rutenya.

  1. Rute via Tosari:
    Malang - Purwodadi - Nongkojajar - Sugra - Tosari - Wonokitri - Dingklik belok kiri - Bukit Cinta - Kingkong - Bukit Prau - Penanjakan 1.
  2. Rute via Tumpang:
    Malang - Tumpang - Gubuk Klakah - Ngadas - Setelah Bromo Hill Side pertigaan pos ke kiri - Savana - Pasir Berbisik - Kawah Bromo - Widodaren - Bungkah - Pusung Dhuwur - Pertigaan Dingklik lurus naik - Bukit Cinta - Bukit Kingkong - Bukit Prau - Penanjakan 1.

Untuk sampai ke spot sunrise, kamu perlu lanjut jalan kaki sekitar 1,5 kilometer dari titik parkir. Jalurnya menanjak tapi masih cukup ramah buat traveler yang terbiasa jalan santai.

Kalau merasa kurang kuat trekking, ada ojek lokal yang siap mengantar sampai dekat area tangga menuju view point. Tarifnya sekitar Rp 50.000 sekali jalan dan biasanya bisa bonceng dua orang sekaligus.

Anjuran Waktu Berangkat

Supaya nggak kehilangan momen sunrise, sebaiknya berangkat lebih awal. Umumnya, matahari terbit di Bromo sekitar pukul 05.00, tergantung musim. Jadi, banyak traveler memilih sudah berada di Desa Wonokitri sebelum pukul 03.20, dan masuk gerbang kawasan TNBTS maksimal sekitar 03.30 untuk menghindari antrean panjang kendaraan jeep.

Jika datang terlalu mepet, jalan menuju view point biasanya sudah dipenuhi pengunjung. Ketika kondisinya macet parah, sebagian orang memilih melanjutkan perjalanan dengan ojek lokal atau trekking jalan kaki menuju area titik sunrise.

Bulan Terbaik Buat ke Penanjakan

Kalau kata para pemandu wisata di Tengger, waktu paling ideal buat kejar sunrise di Bromo adalah saat musim kemarau, sekitar Juni, Juli, Agustus, dan biasanya paling cakep di bulan September. Di bulan-bulan ini, langit cenderung lebih cerah, jadi peluang dapat momen golden sunrise juga jauh lebih besar.

Sebaliknya, kalau sudah masuk musim hujan, siap-siap aja sama cuaca yang lebih nggak ketebak. Selain risiko kehujanan, kabut juga lebih sering turun dan menutupi view sunrise yang lagi ditunggu-tunggu. Jadi, kalau mau pengalaman maksimal, banyak traveler sengaja datang waktu kemarau biar nggak zonk pas sampai atas.

Selamat menikmati indahnya sunrise di Bromo ya detikers!



(hil/irb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads