Angin Kencang Terjang Probolinggo, 20 Rumah dan Musala Rusak

Angin Kencang Terjang Probolinggo, 20 Rumah dan Musala Rusak

M Rofiq - detikJatim
Sabtu, 07 Feb 2026 19:48 WIB
Angin Kencang Terjang Probolinggo, 20 Rumah dan Musala Rusak
Rumah di Probolinggo rusak akibat angin kencang (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Angin kencang disertai hujan deras menerjang Dusun Bringin dan Dusun Kukun, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (7/2/2026) petang sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 20 rumah warga mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, satu musala dan satu bangunan dapur SPPG Cahaya Wangi di Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, juga terdampak angin kencang.

ADVERTISEMENT

Salah satu warga Dusun Bringin, Mulyadi, menuturkan angin kencang datang secara tiba-tiba dan bergerak dari arah utara ke selatan atau dari timur laut.

"Awalnya angin menyambar kandang merpati yang ada di atas bambu, setelah itu langsung memporak-porandakan atap rumah warga. Hampir seluruh rumah rusak di bagian atap. Anginnya datang sangat cepat, warga panik dan berhamburan keluar rumah. Rumah saya dan gudang tembakau rusak bagian atap galvalumnya," ujar Mulyadi.

Akibat kejadian tersebut, warga sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri ke luar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Desa Pohsangit Leres, Salam, mengatakan dirinya mendapatkan laporan saat dalam perjalanan pulang dari kantor desa.

"Saya dapat telepon ada angin kencang, lalu langsung menuju lokasi. Ternyata benar, banyak atap rumah warga rusak, ada yang parah dan ada yang rusak ringan. Data sementara di Dusun Bringin ada 12 rumah, di Dusun Kukun ada 8 rumah. Total sekitar 20 rumah, ditambah satu musala. Untuk bangunan SPPG itu masuk wilayah desa lain, yakni Desa Muneng Kidul," jelas Salam.

Pasca kejadian, petugas dari Polsek Sumberasih, Koramil Sumberasih, BPBD Kabupaten Probolinggo, bersama kepala desa dan perangkat Desa Pohsangit Leres langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, asesmen, serta membantu warga terdampak.

BPBD Kabupaten Probolinggo melalui Pusdalops Penanggulangan Bencana juga telah berkoordinasi dengan relawan setempat dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Hingga saat ini, proses asesmen kerusakan masih terus dilakukan, dan pihak terkait akan melaporkan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat data tambahan atau kebutuhan lanjutan bagi warga terdampak.

Pihak BPBD Kabupaten Probolinggo, menghimbau warga setempat dan seluruh warga untuk tingkatkan waspada, karena cuaca buruk akan terjadi hingga akhir bulan Februari, peringatan dari BMKG Juanda cuaca estrem terjadi hingga 10 Februari.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads