2 Kelompok Nelayan Pasuruan Akhirnya Damai Usai 11 Perahu Dibakar

2 Kelompok Nelayan Pasuruan Akhirnya Damai Usai 11 Perahu Dibakar

Muhajir Arifin - detikJatim
Sabtu, 07 Feb 2026 11:30 WIB
2 Kelompok Nelayan Pasuruan Akhirnya Damai Usai 11 Perahu Dibakar
Nelayan Pasuruan yang bertikai sepakat damai (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Dua kelompok nelayan dari Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dan Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang bertikai hingga menyebabkan dua orang luka dan 11 perahu terbakar sepakat damai. Permasalahan dianggap selesai.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan kesepakatan tersebut tercapai dalam Rapat Koordinasi dalam rangka mediasi pasca terjadinya pembakaran perahu di Pelabuhan Pasuruan. Mediasi dilakukan di Aula Sanika Satyawada Polres Pasuruan Kota, Jumat (6/2/2026) pukul 21.00 WIB.

"Kesimpulan kesepakatan yaitu kedua belah pihak sepakat untuk damai," kata Yudho, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga poin dalam kesepakatan tersebut antara lain, kedua pihak sepakat damai dan permasalahan dianggap selesai; korban pembacokan diberikan santunan dan diberikan ganti rugi biaya pengobatan; kedua pihak sepakat tidak mengulangi kejadian tersebut dan menaati peraturan hukum yang ada.

Terkait bantuan ganti rugi kapal yang terbakar dari kedua belah pihak, akan diselesaikan secara bersama-sama. Penyelesaian dengan melibatkan Pemerintah Kota Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

ADVERTISEMENT

Mediasi dihadiri Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly dan jajaran pejabatnya yang terkait. Mediasi juga dihadiri jajaran pejabat Kodim Pasuruan.

Dari pemerintah, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Ketua DPRD Kota Pasuruan M Toyib, Camat Panggungrejo Hermanto, Camat Kraton Ugik Setyo Darmoko. Hadir juga Kades Kalirejo M Adip, Lurah Ngemplakrejo M Khilmi, serta perwakilan dan tokoh masyarakat Desa Kalirejo dan Kelurahan Ngemplakrejo.

Sebelumnya, perahu-perahu nelayan Desa Kalirejo, di Pelabuhan Pasuruan di Kelurahan Ngemplakrejo, dibakar nelayan setempat, Rabu (4/2/2026) pukul 19.30 WIB. Aksi itu dipicu perselisihan yang terjadi di Perairan Katingan, Sidoarjo, pukul 16.00 WIB.

Perselisihan dipicu adanya perahu menggunakan jaring trawl milik nelayan Kelurahan Ngemplakrejo yang berjalan terlalu ke pinggir diketahui oleh Nelayan Ramah Lingkungan yang berasal dari Dusun Kisik, Desa Kalirejo, sehingga mengakibatkan terjadi cekcok mulut antar kedua belah pihak. Perahu jaring trawl itu dibawa ke Dusun Kisik, dan 6 ABK-nya disuruh pulang.

Perahu jaring trawl milik nelayan Kelurahan Ngemplakrejo itu akhirnya dibakar oleh warga Dusun Kisik. Hal itu menyebabkan warga Kelurahan Ngemplakrejo tidak terima dan melakukan pembakaran perahu-perahu milik nelayan Dusun Kisik, Desa Kalirejo yang bersandar di pelabuhan.

Polres Pasuruan Kota menyatakan total 11 perahu yang dibakar dalam peristiwa ini. Selain itu dua orang mengalami luka senjata tajam.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads