Banjir di Bojonegoro Rendam 200 Rumah Lebih Juga Padamkan Listrik

Banjir di Bojonegoro Rendam 200 Rumah Lebih Juga Padamkan Listrik

Ainur Rofiq - detikJatim
Rabu, 04 Feb 2026 22:47 WIB
Banjir di Bojonegoro Rendam 200 Rumah Lebih Juga Padamkan Listrik
Petugas memperbaiki tiang listrik saat banjir melanda Bojonegoro (Foto: Dok. Istimewa)
Bojonegoro -

Banjir di Kecamatan Gondang, Bojonegoro semakin meluas. Akibatnya, aliran listrik di kawasan tersebut padam. Hujan campur angin juga membuat menunmbangkan banyak pohon.

Informasi yang dihimpun detikJatim, luapan banjir Sungai Pacal yang terjadi Dusun Lor kali Desa Gondang Kecamatan Gondang telah merendam sekitar 200 rumah. Hingga malam ini banjir masih belum surut.

Tak hanya rumah warga, banjir juga kini merendam Puskesmas Gondang. Dari informasi yang dihimpun, saat terendam banjir terdapat 4 orang pasien yang turut terdampak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini hujan masih deras dan potensi banjir belum bisa surut dan bertambah," tutur Adi salah satu warga setempat, Rabu (4/2/2026).

Banjir juga semakin malam terus meluas, tak hanya di Gondang, air juga kini telah merendam di Kecamatan Sekar. Akibatnya, sejumlah pohon dan tiang listrik tumbang.

ADVERTISEMENT

" Iya tadi hujan disertai angin juga sehingga ada pohon tumbang dan tiang listrik patah. Listrik padam hingga saat ini di wilayah sekar dan Gondang," tutur Prapto.

Hingga malam ini, padamnya listrik direspon cepat petugas PLN setempat. Saat ini petugas tengah memproses pergantian tiang tumbang akibat terjangan hujan angin.

Sementara itu, PLT BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi dari data sementara yang diterima, setidaknya ada sekitar 200 rumah warga yang terdampak banjir.

"Info sementara rumah warga 200 lebih yang di lor Kali Gondang terdampak banjir," ujar Heru.

Derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan pada jembatan penghubung antar desa, sehingga akses transportasi warga sempat terputus.

Camat Gondang, Rachmad Sholeh Faroki, menjelaskan bahwa hujan deras terjadi mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Hal ini diperparah dengan Kali Pacal yang meluap juga tidak mampu menampung debit air.

"Luapan Kali Pacal mengakibatkan air masuk ke permukiman warga dan menggenangi Puskesmas Gondang dengan ketinggian sekitar satu meter," ujar Faroki.

Meski sempat tergenang, Faroki memastikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Gondang tidak terganggu secara signifikan. "Air memang sempat masuk ke area puskesmas, namun tidak terlalu tinggi dan saat ini sudah surut," jelasnya.

Lebih lanjut, Faroki menyebut bahwa derasnya aliran air juga merusak jembatan utama yang menghubungkan Desa Gondang dengan Desa Senganten. Kerusakan tersebut terjadi akibat kuatnya arus air yang membawa material lumpur dan kayu.

"Setelah dilakukan pengecekan pascahujan reda, diketahui jembatan penghubung antar desa mengalami kerusakan cukup parah," tambah Faroki.

Dalam peristiwa ini, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Pemerintah kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Bojonegoro untuk dilakukan asesmen dan penanganan lanjutan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Bojonegoro untuk langkah tindak lanjut," pungkas Faroki.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Pragelan dan Gondang, Bojonegoro. Banjir menerjang karena hujan deras mengguyur sejak pukul 15.30 WIB.

Derasnya arus banjir bandang ini membuat pemukiman warga di Desa Pragelan dan Gondang tergenang. Air banjir ini diduga luapan genangan air yang turun dari wilayah hutan dan meluapnya Sungai Pacal.

"Banjir desa Pragelan dan Gondang lor kali dan hingga malam ini masih terjadi," tutur salah satu warga, Adi kepada detikJatim, Rabu ( 4/2/2026).




(auh/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads