Operasi Modifikasi Cuaca di Jatim Tak Diperpanjang Bulan Februari, Tapi...

Operasi Modifikasi Cuaca di Jatim Tak Diperpanjang Bulan Februari, Tapi...

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 04 Feb 2026 15:15 WIB
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.(Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

BPBD Jatim memastikan operasi modifikasi cuaca (OMC) tidak dilanjutkan pada bulan Februari 2026 ini. Tetapi, masih ada sisa sorti pada bulan Januari yang akan diselesaikan di bulan Februari ini.

"OMC tidak diperpanjang. Tetapi kami menyelesaikan sisa sorti pada bulan Januari yang belum terpakai, kita habiskan pada Februari ini," kata Gatot saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (4/2/2026).

Gatot mengatakan, untuk wilayah yang akan dilakukan OMC, pihaknya masih menunggu rekomendasi BMKG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami berkoordinasi dengan BMKG, wilayah mana saja yang hujannya berpotensi sangat deras, dan daerah yang rawan banjir atau bencana alam itu yang kami prioritaskan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Gatot mengatakan, curah hujan di Februari 2026 ini diprediksi akan menurun dibanding Januari. Namun, potensi cuaca ekstrem masih ada.

"Memang 22 persen curah hujan di Jatim ini terjadi pada Februari, menurun dibanding Januari. Akan tetapi kami imbau masyarakat tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih ada, bahkan terbaru BMKG merilis potensi cuaca ekstrem hingga sepekan ke depan," jelasnya.

Lebih lanjut, Gatot meminta warga waspada hujan deras disertai petir, dan angin kencang.

"Tetap memantau radar cuaca BMKG, agar masyarakat bisa mengupdate potensi cuaca di masing-masing wilayahnya. Saat ini genangan air masih tersisa di Pasuruan, Sidoarjo, dan Lamongan," tandasnya.




(faa/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads