Ini Sejumlah Titik Banjir yang Sedang Menjadi Perhatian BPBD Jatim

Ini Sejumlah Titik Banjir yang Sedang Menjadi Perhatian BPBD Jatim

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 03 Feb 2026 20:15 WIB
Ini Sejumlah Titik Banjir yang Sedang Menjadi Perhatian BPBD Jatim
Warga yang dusunnya masih terdampak banjir luapan Bengawan Jero di Lamongan bangun jembatan secara swadaya dan bergotong-royong. (Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim)
Surabaya -

BPBD Jatim membeberkan sejumlah wilayah di Jawa Timur masih tergenang banjir. Wilayah itu yakni Pasuruan, Sidoarjo, dan Lamongan.

"Untuk sekarang yang masih banjir Lamongan, Pasuruan meski sudah mulai surut, dan Sidoarjo," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto kepada detikJatim, Selasa (3/2/2026).

"Untuk wilayah Jember dan Mojokerto yang semalam sempat tergenang banjir telah surut siang ini," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gatot, ketiga wilayah ini banjir akibat hujan deras pada Senin kemarin sehingga sungai meluap. Selain itu, wilayah yang terdampak adalah kawasan langganan banjir setiap tahun.

"Ketiga wilayah ini banjir karena kemarin hujan lebat dan lama di wilayah itu. Lalu sungainya tidak bisa menampung dan drainase-nya tidak bagus serta langganan banjir," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Gatot membeberkan banjir di Lamongan akibat tingginya curah hujan hingga membuat debit air Sungai Bengawan Jero meluap.

"Saat ini berangsur surut dan Pemkab bersama BPBD Jatim melakukan normalisasi sungai," terangnya.

Lebih lanjut kata Gatot, untuk banjir di Pasuruan disebabkan hujan lebat dengan durasi lama di wilayah hulu daerah aliran sungai (DAS) Kambeng dan DAS Wrati.

"Hingga mengakibatkan debit air meningkat dan meluap ke jalan dan pemukiman warga. Ada sejumlah wilayah terdampak yakni di Kecamatan Beji, Gempol, dan Bangil," ujarnya.

Dia menegaskan bahwa personel BPBD Provinsi Jatim dan Kabupaten Pasuruan hingga saat ini melanjutkan pemantauan ketinggian genangan air di lokasi kejadian serta memantau debit air di DAS Rejoso dan DAS Wrati.

"Kalau untuk Jember sudah surut setelah terjadi hujan lebat di wilayah pegunungan Hyang Argopuro kemarin yang mengakibatkan debit air Sungai Petung mengalami peningkatan dan meluap ke jalan. Hari ini sudah mulai surut tapi ada korban jiwa yang jatuh ke sungai saat area dapur rumahnya tergerus arus air. Saat ini proses pencarian korban dilakukan," tandasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads