Gubernur Khofifah Pastikan Jatim Siap Wujudkan Program Prioritas Nasional

Gubernur Khofifah Pastikan Jatim Siap Wujudkan Program Prioritas Nasional

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 02 Feb 2026 21:30 WIB
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Subianto
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, dan Forkopimda Jatim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Melalui Rakornas yang mengangkat tema 'Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045', Khofifah menegaskan Jatim siap bersinergi menjalankan dan mewujudkan berbagai program prioritas nasional.

Khofifah menegaskan selama ini berbagai program nasional yang telah digagas Presiden Prabowo telah terimplementasikan dengan baik di Jatim. Bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia yang hadir, Khofifah menyebut bahwa Jatim telah berhasil mewujudkan Swasembada Pangan bahkan posisi Jatim saat ini telah menuju kedaulatan pangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pangan, Jatim juga berhasil menjadi provinsi terbanyak dan tercepat menuntaskan 100 persen kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Sebanyak 8.494 Koperasi Desa Kawasan Mandiri Pangan (KDKMP) telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, sebanyak 8.420 adalah koperasi baru, sisanya 74 merupakan pengembangan dari koperasi yang sudah ada.

ADVERTISEMENT

Secara nasional, Jawa Timur menempati peringkat tertinggi nasional sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 4.716 desa. Jumlah ini jika merujuk angka secara nasional sebanyak 23 persen Desa Mandiri berada di Jawa Timur.

"Kami percaya bahwa pembangunan desa harus menyentuh aspek yang paling mendasar dan berkelanjutan. Mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga pelayanan kesehatan dan kelestarian lingkungan, semua menjadi prioritas kami dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera," ujar Khofifah dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).

Di sektor pendidikan, Khofifah mengatakan bahwa Jatim terus mendukung program prioritas Presiden Prabowo dalam peningkatan kualitas SDM mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Sampai saat ini di Jatim telah beroperasi 26 Sekolah Rakyat (SR) dan menjadi jumlah terbanyak nasional. Menurutnya, program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Selaras dengan cita cita Presiden Prabowo dalam mencetak generasi terbaik bangsa, Khofifah juga telah membentuk enam sekolah Taruna yakni SMAN Taruna Angkasa (Madiun), SMAN Taruna Bhayangkara (Banyuwangi), SMAN Taruna Brawijaya (Kediri), SMAN Taruna Nala (Malang), SMAN Taruna Madani (Pasuruan) dan SMAN 2 Taruna Pamong Praja (Bojonegoro).

Presiden Prabowo dalam arahannya mengajak kepada semua para pemimpin daerah, untuk bertekad menyelamatkan, menjaga dan mengelola kekayaan alam untuk kepentingan rakyat Indonesia.

"Saya mengajak dan menggugah, mari kita bersatu demi kepentingan rakyat Indonesia," tegasnya.

Presiden Prabowo bertekad menjadikan Indonesia menjadi Negara Maju Modern dimana seluruh rakyat Indonesia harus memiliki kualitas hidup yang baik.

"Saya berharap, menjadikan Indonesia sebagai negara maju modern. Dimana seluruh rakyat Indonesia mengalami kualitas hidup yang baik. Makan sehat, kesehatan dijamin, sekolah dengan baik dan masyarakat berpenghasilan cukup," tegasnya.

Sampai saat ini di Jatim telah beroperasi 26 Sekolah Rakyat (SR) dan menjadi jumlah terbanyak nasional. Sektor pendidikan menunjukkan kemajuan signifikan. Sebanyak 14.822 anak telah bersekolah di 166 Sekolah Rakyat, 16.140 sekolah SD, SMP, dan SMA telah direnovasi sepanjang 2025, serta 288.180 sekolah menerima interactive flat panel (IFP) untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads