Volume sampah di Kota Surabaya masih sangat tinggi. Setiap hari, sekitar 1.600 ton sampah diangkut dari berbagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Surabaya Wasis Sutikno menyebut, jumlah tersebut berasal dari seluruh TPS yang tersebar di Kota Pahlawan.
"Untuk sampah yang diangkut dari TPS se Surabaya per hari, kurang lebih 1.600 ton per hari. Semua dibawa ke TPA Benowo," kata Wasis, Kamis (29/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pengangkutan dilakukan rutin setiap hari, persoalan sampah liar masih menjadi pekerjaan rumah. Hingga kini, tercatat masih ada 68 titik sampah liar di berbagai wilayah Surabaya. Termasuk beberapa diantaranya sampah yang kerap dibuang di tepi-tepi jalan.
Untuk menekan pembuangan sampah sembarangan, DLH Surabaya pun terus melakukan penindakan dan pembinaan kepada masyarakat.
Wasis menegaskan, langkah yustisi akan terus dilakukan agar lokasi-lokasi tersebut tidak kembali dijadikan tempat pembuangan ilegal.
"Kita yustisi agar tidak dibuangi sampah liar terus," tegasnya.
DLH pun berharap, melalui pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga dan pengelolaan sampah organik, volume sampah yang masuk ke TPA Benowo bisa terus ditekan.
"Kita juga lakukan penyuluhan ke semua RW agar dilakukan pemilihan sampah, penanganan sampah organik supaya volume sampah berkurang," pungkasnya.
