Ricuh! Satpol PP Bongkar Pagar Akses Perumahan Mutiara Regency Sidoarjo

Ricuh! Satpol PP Bongkar Pagar Akses Perumahan Mutiara Regency Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Kamis, 29 Jan 2026 11:33 WIB
Ricuh! Satpol PP Bongkar Pagar Akses Perumahan Mutiara Regency Sidoarjo
Pembongkaran Pagar Mutiara Regency Sidoarjo/Foto: Suparno/detikJatim
Sidoarjo -

Polemik akses di Perumahan Mutiara Regency, Sidoarjo, akhirnya berujung pada pembongkaran pagar tembok yang selama ini menjadi pembatas kawasan perumahan tersebut. Pembongkaran dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sidoarjo, Kamis (29/1/2026).

Di lokasi, ratusan personel Satpol PP tampak dikerahkan dengan pengawalan ketat. Petugas juga membawa alat berat untuk merobohkan pagar tembok yang menjadi bagian dari sistem satu pintu (one gate system) perumahan tersebut.

Sejumlah warga sempat berusaha menolak pembongkaran. Mereka mempertahankan pagar karena menganggap tembok tersebut merupakan bagian dari konsep awal perumahan. Namun, upaya warga tidak mampu menghentikan proses pembongkaran karena banyaknya petugas yang berjaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi sempat memanas ketika warga menyampaikan protes kepada petugas.

ADVERTISEMENT

Pantauan detikJatim di lokasi, polemik pembongkaran pagar tembok Perumahan Mutiara Regency sempat diwarnai adu dorong oleh pihak Satpol PP dan warga Perumahan. Bahkan, salah satu warga Perumahan sempat mengalami luka di bagian kepala.

Tidak terima perlakuan seperti itu, warga yang mengalami luka di bagian kepala melaporkan kejadian itu ke Polresta Sidoarjo dibantu warga Perumahan Mutiara Regency yang lain.

Namun, meski terjadi ketegangan, pembongkaran tetap berlangsung hingga pagar tembok akses tersebut roboh.

Salah satu warga, Nining mengatakan, dibukanya akses tersebut membuat karakter perumahan berubah dan tidak lagi sesuai dengan konsep awal saat dipasarkan kepada warga.

"Kalau pagar ini dibuka, ini bukan lagi perumahan one gate. Kami merasa kecewa karena tidak ada kesepakatan dengan warga. Tiba-tiba dibongkar seperti ini," katanya.

Warga juga menilai, tindakan pembongkaran dilakukan secara sepihak. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi dialog lanjutan agar ada solusi yang mempertimbangkan kepentingan penghuni lama maupun akses lingkungan sekitar.

Nining juga mengaku kecewa dengan keputusan pembongkaran tersebut. Ia menyebut, warga sudah lama tinggal dengan sistem satu pintu yang menjadi ciri utama Perumahan Mutiara Regency.

"Kami sudah tinggal di perumahan ini selama 22 tahun. Dari awal konsepnya memang one gate. Kami beli rumah di sini karena sistemnya satu pintu, jadi lebih aman dan tertutup," ujar Nining di lokasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo maupun Satpol PP terkait alasan teknis pembongkaran pagar akses tersebut.

Namun, sebelum polemik pagar tembok Perumahan Mutiara Regency dengan Mutiara City, telah dilakukan dialog bersama oleh Pemkab Sidoarjo. Menurut warga Perumahan Mutiara Regency, kesepakatan tersebut ditolak oleh para warga.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads