Akademi Angkatan Laut Surabaya, Pusat Pendidikan Calon Perwira TNI AL

Akademi Angkatan Laut Surabaya, Pusat Pendidikan Calon Perwira TNI AL

Fadya Majida Az-Zahra - detikJatim
Rabu, 28 Jan 2026 16:00 WIB
Akademi Angkatan Laut Surabaya
Wagub AAL Pimpin Apel Pagi Pasis AAL Angkatan 71. Foto: Website Resmi Akademi Angkatan Laut
Surabaya -

Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya merupakan lembaga pendidikan kedinasan strategis di bawah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), yang berperan penting dalam mencetak calon perwira TNI AL profesional, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan.

Berlokasi di kawasan Bumimoro, Kota Surabaya, Jawa Timur, AAL menjadi pusat pembinaan taruna yang tidak hanya fokus pada kemampuan akademik dan militer, tetapi juga pembentukan karakter serta wawasan kemaritiman.

Sebagai salah satu institusi utama dalam sistem pertahanan negara, AAL Surabaya memiliki peran vital dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Melalui pendidikan, pelatihan, dan pengasuhan yang terintegrasi, AAL menyiapkan generasi perwira laut yang siap menghadapi tantangan pertahanan, keamanan laut, serta dinamika geopolitik kawasan dan global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah AAL Surabaya

Sejarah resmi AAL Surabaya bermula pada tahun 1951 melalui pembentukan Institut Angkatan Laut oleh ALRI dengan Surat Keputusan Menteri Pertahanan Nomor D/MP/279/1951 tanggal 29 Juni 1951.

Pendirian lembaga pendidikan ini disusul pula dengan Surat Keputusan Menteri Pertahanan Nomor D/MP/313/51 tanggal 2 Juli 1951 sebagai landasan operasional yang memuat program Pendidikan ALRI secara mandiri.

ADVERTISEMENT
Akademi Angkatan Laut SurabayaSiswa Akademi Angkatan Laut Surabaya Foto: Website Resmi Akademi Angkatan Laut

Pendidikan perdana pada Institut Angkatan Laut dimulai pada 10 September 1951 di Surabaya. Kepemimpinan awal institusi ini dipercayakan kepada Mayor Pelaut R S Hadiwinarso yang menjabat komandan pertama bagi para kadet angkatan laut.

Sistem pengajaran pada masa awal berlangsung selama tiga tahun dengan memadukan teori serta praktik lapangan. Menariknya, pada periode transisi tersebut, sebagian instruktur atau tenaga pengajar masih berasal dari Misi Militer Belanda di Indonesia.

Seiring perkembangan organisasi dan kebutuhan pertahanan negara, IAL berubah nama menjadi Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 13 Desember 1956. Transformasi tersebut dilakukan guna menyesuaikan kebutuhan pertahanan negara serta tuntutan perkembangan organisasi militer yang semakin dinamis dan modern.

Struktur pendidikan terus berkembang, termasuk saat mengalami fase integrasi ke dalam wadah AKABRI pada era 1960-an. Penyesuaian lama studi dan korps dilakukan demi menghasilkan perwira TNI Angkatan Laut yang profesional serta berintegritas tinggi.

Puncak dari rangkaian perubahan nama tersebut terjadi pada 10 November 1984. Nama Akademi TNI Angkatan Laut ditetapkan secara resmi dan tetap digunakan hingga saat ini sebagai simbol kebanggaan seluruh prajurit laut.

Arti Lambang AAL Surabaya

Simbol utama yang tampak pada lambang tersebut adalah Trisula, senjata legendaris penguasa lautan yang melambangkan kekuatan serta kemampuan untuk memukul lawan dari berbagai dimensi udara, permukaan, dan bawah air.

Trisula ini dikelilingi oleh pancaran cahaya yang melambangkan semangat yang tak kunjung padam dalam menuntut ilmu.

Di bagian atas terdapat pita bertuliskan "Hree Dharma Shanty", yang merupakan semboyan atau motto dari akademi ini. Berasal dari bahasa Sanskerta, kalimat tersebut secara harfiah dapat diartikan sebagai "Malu berbuat cela, mengabdi untuk kejayaan, dan mengutamakan kedamaian". Berikut rincian elemen-elemen lainnya.

  • Warna Biru Laut (Background): Melambangkan jati diri prajurit matra laut yang memiliki cakrawala luas serta ketenangan dalam menghadapi badai tantangan tugas.
  • Warna Kuning Emas: Merepresentasikan kemuliaan, kejayaan, dan keagungan cita-cita para taruna untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa.
  • Pita di Bagian Bawah: Menegaskan identitas institusi sebagai Akademi TNI Angkatan Laut, wadah kawah candradimuka bagi calon perwira laut Indonesia.
  • Bentuk Simbol Tengah: Paduan antara elemen senjata dan bunga teratai yang melambangkan kesucian hati serta keteguhan dalam menjalankan tugas negara.

Secara keseluruhan, lambang ini bermakna bahwa setiap lulusan AAL diharapkan menjadi perwira yang memiliki kecerdasan intelektual tinggi, kekuatan fisik yang tangguh, namun tetap memiliki landasan moral yang suci dan cinta damai.

Program Pendidikan AAL Surabaya

Dilansir laman resmi Gramedia dan AAL, pada 10 November 1984, AKABRI Bagian Laut kembali mengalami perubahan nama menjadi Akademi TNI Angkatan Laut yang disingkat sebagai AAL. Hal ini sesuai dengan Keputusan Pangab No Kep/29/X/1984.

Akademi Angkatan Laut SurabayaRuang Kelas Akademi Angkatan Laut Surabaya Foto: Website Resmi Akademi Angkatan Laut

Pola kurikulum AAL yang diterapkan adalah lima bulan + tiga tahun + tujuh bulan dengan beban studi yang dihitung dalam satuan SKS. Saat ini, AAL membuka lima program studi yang dapat diikuti oleh para Kadet, yakni sebagai berikut.

  • Manajemen Pertahanan Matra Laut D-IV
  • Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat D-IV
  • Teknik Mesin Kapal Perang D-IV
  • Teknik Elektronika Kapal Perang D-IV
  • Manajemen Logkeu Matra Laut D-IV

AAL Surabaya juga telah terdaftar dalam akreditasi BAN-PT dan mendapat akreditasi dengan SK Nomor 244/D/O/2010 untuk masing-masing program studi sebagai berikut.

  • Manajemen Pertahanan Matra Laut D-IV (A)
  • Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat D-IV (A)
  • Teknik Mesin Kapal Perang D-IV (A)
  • Teknik Elektronika Kapal Perang D-IV (B)
  • Manajemen Logkeu Matra Laut D-IV (A)

Berapa Biaya Kuliah di AAL Surabaya?

Pendidikan di AAL Surabaya sepenuhnya gratis atau tidak dipungut biaya sama sekali. Seluruh operasional pendidikan ditanggung penuh oleh negara melalui anggaran TNI Angkatan Laut.

Seluruh biaya operasional pendidikan di AAL ditanggung sepenuhnya oleh negara melalui anggaran belanja pertahanan. Calon taruna tidak dikenakan biaya pendaftaran, uang kuliah, maupun biaya hidup selama masa pendidikan di Surabaya.

Akademi Angkatan Laut SurabayaRuang Laboratoriun Akademi Angkatan Laut Surabaya Foto: Website Resmi Akademi Angkatan Laut

Pemerintah menyediakan fasilitas asrama, konsumsi bergizi, serta seragam dinas lengkap bagi seluruh taruna yang sedang menempuh studi. Hal ini bertujuan agar kader perwira dapat fokus sepenuhnya pada pelatihan tanpa kendala finansial pribadi.

Selain biaya pendidikan gratis, setiap taruna juga menerima uang saku bulanan dari negara untuk kebutuhan harian. Besaran uang saku tersebut disesuaikan dengan tingkat pendidikan atau tahun akademik yang sedang dijalani taruna.

Akademi Angkatan Laut SurabayaBridge Simulator Akademi Angkatan Laut Surabaya Foto: Website Resmi Akademi Angkatan Laut

Biaya pelatihan praktik di lapangan, termasuk pelayaran internasional menggunakan kapal latih, juga merupakan tanggungan penuh instansi. Taruna diberikan kesempatan belajar teknologi maritim dunia tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi maupun akomodasi selama perjalanan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Proses seleksi masuk AAL murni dilakukan berdasarkan kemampuan akademik, fisik, serta integritas moral para calon.

Apa Syarat Masuk AAL Surabaya?

Calon pendaftar wajib mengakses laman resmi Rekrutmen TNI untuk memulai proses pendaftaran secara daring. Silakan isi seluruh formulir yang tersedia pada situs tersebut dengan data pribadi yang benar agar proses administrasi berjalan lancar.

Setelah proses pendaftaran daring selesai, pelamar harus melakukan daftar ulang secara fisik di lokasi yang telah ditentukan. Pastikan membawa seluruh dokumen persyaratan asli maupun salinan yang telah disusun rapi dalam sebuah stopmap kuning. Berikut detail dokumen yang wajib dibawa serta ketentuan berpakaian saat melakukan proses daftar ulang.

  • Hasil cetak formulir pendaftaran daring.
  • Akta Kelahiran (asli dan fotokopi).
  • KTP calon pendaftar serta KTP orang tua.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Ijazah dan SKHU (SD, SMP, serta SMA).
  • Pas foto terbaru sesuai dengan ketentuan rekrutmen.

Ketentuan Pakaian

  • Mengenakan kemeja putih polos yang rapi.
  • Menggunakan celana kain panjang berwarna hitam.

Lokasi Seleksi (Wilayah Surabaya)

  • Balai Prajurit Lantamal V Surabaya.
    Gedung Achmad Ichsan, Jalan Kalianak Timur, Morokrembangan.

Apakah AAL Surabaya Ada Ikatan Dinas?

Ya, AAL Surabaya menerapkan ikatan dinas penuh. Berikut adalah rincian mengenai ketentuan ikatan dinas tersebut.

  • Lulusan langsung diangkat menjadi Perwira TNI Angkatan Laut dengan pangkat Letnan Dua (Letda).
  • Kewajiban mengabdi minimal selama 10 tahun sejak resmi dilantik menjadi perwira.
  • Seluruh perwira harus bersedia ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah kedaulatan NKRI, baik di kapal perang (KRI) maupun di pangkalan darat.
  • Jika seseorang mengundurkan diri sebelum masa ikatan dinas berakhir, maka yang bersangkutan wajib membayar ganti rugi atas biaya pendidikan yang telah dikeluarkan negara.

Apa Saja Tes Fisik di AAL Surabaya?

Proses seleksi terbagi menjadi dua tahapan besar, yakni pemeriksaan tingkat daerah dan pemeriksaan tingkat pusat. Setiap calon harus dinyatakan lulus pada tahap daerah sebelum diperbolehkan melanjutkan kompetisi pada penilaian di tingkat nasional.

Seleksi Tingkat Daerah

  • Pemeriksaan Psikologi
  • Pemeriksaan Mental Ideologi
  • Uji Kesamaptaan Jasmani (Pull-up, Sit-up, Push-up, Shuttle Run, Renang lima puluh meter dengan gaya bebas atau gaya dada)
  • Pemeriksaan Administrasi
  • Pantukhir Daerah (Penentuan Terakhir Daerah)

Seleksi Tingkat Pusat

  • Pemeriksaan Kesehatan dan Kesehatan Jiwa
  • Tes Akademik
  • Uji Kesamaptaan dan Pemeriksaan Jasmani
  • Pemeriksaan Psikologi serta Administrasi
  • Pantukhir Pusat (Penentuan Terakhir Pusat)

Apakah Lulusan AAL Surabaya Bisa Jadi PNS?

Lulusan AAL Surabaya secara otomatis akan diangkat menjadi perwira TNI aktif dengan pangkat Letnan Dua. Status mereka adalah prajurit militer profesional yang tunduk pada hukum militer, bukan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Meskipun status utamanya adalah militer, berikut beberapa poin penting terkait hubungan antara lulusan AAL dan posisi sipil/PNS.

  • Lulusan AAL adalah Prajurit TNI, sedangkan PNS bekerja di instansi pemerintahan sipil. Keduanya memiliki undang-undang berbeda yang mengatur sistem kerja serta penggajian mereka di Indonesia.
  • Perwira TNI aktif dapat ditugaskan pada jabatan tertentu di kementerian atau lembaga sipil (seperti Kemenko Polhukam atau Bakamla). Namun, status mereka tetap sebagai militer aktif, bukan beralih menjadi PNS.
  • Seorang perwira bisa menjadi PNS atau pejabat sipil hanya jika ia telah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas militer. Proses ini biasanya dilakukan setelah memenuhi masa ikatan dinas yang dipersyaratkan.
  • Beberapa kementerian memang membutuhkan keahlian spesifik lulusan AAL, namun penempatan tersebut bersifat penugasan resmi dari Mabes TNI untuk mendukung fungsi pertahanan dan keamanan nasional di lembaga pemerintahan.

Artikel ini ditulis Fadya Majida Az-Zahra, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.



(ihc/irb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads